TERJERAT GODAAN OM ADRIAN
“Hanya membayangkanmu saja bisa membuatku bangkit untuk yang kedua kalinya, Safira.”
Adrian terkekeh pelan sebelum berdiri. Ia melangkah ke balkon, berhenti di tepi pagar, menatap langit malam yang gelap. Angin lembut menyentuh wajahnya, tapi yang ia rasakan justru panas yang mengendap di dada.
Dari kejauhan, lampu ruang kerja Vivian tampak menyala.
“Lucu, ya,” ucapnya pelan pada dirinya sendiri. “Kamu di sana, mungkin bersama asisten kesayanganmu dan aku di sini, menginginkan wanita yang bahkan bukan milikku.”
ตอนยอดนิยม