Sang Pewaris
Langkah kakinya berbelok ke arah stand boneka itu.
“Bang, aku mau main,” ucap Alea pada penjaga stand. Pria yang sedang menjaga stand itu menghampiri Alea dan menyerahkan senjata panah, tidak terlalu besar.
Awalnya Alea kebingungan memakainya, tapi setelah memperhatikan pengunjung lain yang sedang memainkannya, Alea langsung faham. Gadis itu pun mulai memasang busur dan membidik sasaran tembak yang dibuat dari beberapa lembar triplek persegi yang di cat berwarna warni, lalu di letakkan pada sebuah rel yang bergerak terus ke samping.
Hot Chapters