Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

Beragam lauk dibawanya. “Saya sudah makan, buat kamu saja.” Aluna menoleh pada Yayan. Malas “Baik, Non!” Yayan pun pasrah. Pada kesempatan lain lagi, Yayan datang dengan beberapa paket daging premium yang dibawanya. “Oma lagi?” Aluna menoleh malas. Saat itu, dia tengah menulis para pendaftar yang sudah mulai ada. “Iya, Non!” Yayan mengangguk sopan.
10117.3K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as alun alun pacet
Read
+Library
Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Alia mengangguk, menerima uang itu ketika kurir mengambil pesanan yang sudah disatukan dalam kantong kresek bening. Motor matic merah itu melaju meninggalkan halaman rumah melewati Nawaf dan Vina yang masih terus mengobrol serius. Tidak lama, ponsel Alia kembali bergetar. Sebuah notifikasi dari salah satu grup Whats-App. Tepatnya grup yang Ainun buat kemarin beranggotakan pelanggan. Inur [Bakso biasa satu, gak pake sambel, ya. Sama kerupuk sepuluh ribu.]
106.3K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as alun alun pacet
Read
+Library
Istri Kontrak Sang Miliarder

Istri Kontrak Sang Miliarder

--- Esok Pagi – Undangan Misterius Pagi itu, Aluna sedang duduk di ruang tamu bersama ibunya saat seorang kurir datang. “Permisi, Bu. Paket atas nama Aluna Prameswari.” Aluna mengernyit, menerima kotak kecil berwarna merah marun dengan pita emas. Di dalamnya hanya ada sebuah undangan elegan bertuliskan:
1.2K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as alun alun pacet
Read
+Library
Awalnya Terpaksa, Akhirnya Jatuh Cinta

Awalnya Terpaksa, Akhirnya Jatuh Cinta

Tiga hari setelah Freddy duduk diam di seberang Cafe Selaras, Aluna sedang dalam perjalanan pulang dari kampus. Mobilnya sedang berada di bengkel. Sore itu gerimis kota pesisir memiliki bau hujan yang khas, asin laut bercampur tanah basah. Aluna memeluk totebag ke dadanya, buru-buru berjalan agar tidak terlalu basah, saat menyeberang trotoar menuju halte, langkahnya terpeleset kecil karena batu jalan yang licin.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as alun alun pacet
Read
+Library
2.59

2.59

Cheezyweeze2524 512
Aluna melirik jam tangannya, dia lalu berdecak dan bangkit dari duduknya. "Ya ayo, kita berangkat. Tapi aku akan membawa pisang goreng untuk oleh-oleh Tante Nita dan yang lainnya." Aluna bergegas masuk ke dalam kamar dan mengganti pakaiannya serta tidak lupa dia membawa beberapa baju ganti. Begitu pun dengan Revan, dia bersiap-siap dengan jaket dan tas punggungnya. Aluna membungkus pisang goreng yang tadi baru dia goreng.
1016.0K viewsCompletedAdded to Library 431 Times as alun alun pacet
Show Reviews (71)
Read
+Library
Glow Peridote
Aku setuju sama mamang, baru mulai udah merinding. Pasti ada yang nggak beres sama rumahnya. Btw keren banget itu yang sekolah di luar negeri, sayang amat balik-balik masuk ke rumah penuh misteri..... campur aduk banget jadinya antara penasaran, takut, tapi nagih baca terus...
Lefkilavanta
i like this! bahasanya enak banget dibaca, gak berat dan ringan. jadi enjoy gitu bacanya. sukak deh sama novel ini. semangat nulisnya author baik. Jangan lupa ditunggu next chapternya heheheh😍😍😍😍
Read All Reviews
Terpaksa Menjadi Wanita Simpanan

Terpaksa Menjadi Wanita Simpanan

Tidak lama, dua mangkuk dengan berbeda pesanan sudah terhidang didepan meja. Aluna tidak ingin membuang waktu, segera menyantap mie goreng dengan telor diatas mangkuk. Saat dirinya sedang asyik menikmati makanmya, tiba-tiba ponselnya yang berada didalam diatas meja bergetar, sebuah pesan singkat masuk kedalam ponselnya. Lantas, ia membukanya. [ Kok cuma sejuta sih, loe, kirim? mana cukup anjir. Gue nggak mau tau, loe harus kirim lebih.]
10987 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as alun alun pacet
Read
+Library
Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

Keesokan paginya, Aluna menyiapkan tiga amplop kecil. Masing-masing diberi nama: Raka, Rama, dan Rajen. Di dalamnya hanya ada uang dua ribu rupiah dua dan satu logam pecahan seribuan. Hari ini merupakan proses pembelajaran secara praktek setelah teori yang dia berikan kemarin. Ia memanggil anak-anak ke ruang tamu sebelum ketiganya berangkat ke sekolah.
1032.1K viewsOngoingAdded to Library 835 Times as alun alun pacet
Read
+Library
Sang Kakak Buat Aku Tergila

Sang Kakak Buat Aku Tergila

Aluna melirik ponselnya yang berdering. "Hai Sayang," Aluna mengangkat. Arjuna tersenyum dibalik benda pipih itu. "Rapat dewan sudah selesai. Gimana harimu?" "Sibuk, tapi sibuk yang menyenangkan. Saks minta dua kali lipat pesanan." "Luar biasa. Selamat." "Semuanya berkat kamu. Terima kasih ya suamiku. Oh ya, Paris Fashion Week ngirim undangan untuk show bulan Februari."
1.1K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as alun alun pacet
Read
+Library
TUKANG CILOK TERNYATA INTEL

TUKANG CILOK TERNYATA INTEL

Di depan gerobaknya. Masih dengan rambut gondrong terikat. Masih dengan celemek batik yang sama. Masih dengan baskom besar berisi cilok rebus dan saus kacang beruap. “Mari mari... cilok cinta untuk anak-anak cerdas!” serunya sambil menggoyang-goyangkan botol saus. “Bu Guru Cintaku juga boleh, diskon khusus hari Jumat!” Aluna menahan napas. Dia tidak tahu harus kesal, bingung, atau malah lega. Langkahnya melambat saat melewati gerobak itu.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as alun alun pacet
Read
+Library
Alam dan Kita

Alam dan Kita

Bangun tenda telah berdiri kokoh didepan kabut dan bersih-bersih badan sudah selesai saatnya masak untuk mengisi perut mereka yang sudah kelaparan dari tadi. Kompor siap, dan perlatan masak sudah siap pakai mulailah masak dengan memutar lagu Taxi Band “Hujan Kemarin” Teriakan para pendaki di puncak dan sapaan pendaki yang ramah saling berbalas. Makanan sudah saji saatnya makan-makan tak lupannya membuat secangkir kopi dan cemilan untuk menunggu sunset datang. Jam empat lewat tiga puluh menit kabur menghilang sejenak hamparan- hamparan Gunung Gede Pangrango dan Gunung Salak mulai memunculkan keindahannya dan sang matahari menyinari dengan warna jingga menyala membuat para empat anak manusia
9.73.2K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as alun alun pacet
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status