Enggan Punya Anak
Kata-kata para tetangga yang dulu tak pernah kupedulikan bergema di kepala, celetukan Mbak Yuli, kritik dari Ibu, dan perkataan Mas Herman silih berganti mengacaukan kepalaku.
‘Keputusan untuk memiliki anak hanyalah untuk keluarga kaya.’
‘Jika hanya mementingkan diri sendiri, maka selamanya kita tidak akan bisa memiliki anak.’
‘Punya anak mesti berkorban segalanya. Nggak kayak kamu yang selalu mau cantik, tahunya cuma dandan.’
‘Pantas saja sampai sekarang kamu nggak punya anak, jagain Fatur sepuluh menit aja nggak becus!’
Hot Chapters