The Hot chef and me
Lalu ia mulai menikmati tanpa peduli seorang wanita – seperti pelajar – meliriknya dengan tatapan aneh.
“Aku sedang hamil, wajar jika makanku porsi monster. Kau, apa yang kau makan? Bukankah pelajar harusnya makan makanan bergizi? Mengapa kau makan satu buah roti dengan air mineral?” Jena mendadak memperhatikan apa yang remaja lelaki itu makan. Reaksi remaja itu hanya diam, dan tersenyum masam. Jena lalu tersadar, saat ia melihat pakaian remaja itu juga tak begitu bagus, namun, buku-buku tampak terbuka di hadapan remaja itu. Jena memberika setengah porsi hotdognya. Ia menggeser piring kertas itu ke arah si remaja.
Hot Chapters