Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Satu Malam dengan Berondong

Cinta Satu Malam dengan Berondong

“Aku bahkan nggak inget kapan terakhir kali aku bener-bener pacaran—punya hubungan atas dasar perasaan dan bukan cuma… kebutuhan.” Tadinya Ksatria ingin mengatakan ‘atas dasar nafsu’, tapi ia memilih menggantinya dengan kata kebutuhan karena tak ingin mencemari Asa. Bisa ditenggelamkan di laut oleh Badai kalau sampai Asa tercemar karenanya. “Jadi rasanya aku nggak bisa menjawab pertanyaanmu.” Ksatria menyodorkan potongan O-Matcha roll cake pada Asa dan disambut dengan senyuman lebar di wajah Asa.
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai asi on demand artinya
Baca
+Pustaka
Reincarnator From The Past

Reincarnator From The Past

“Nampaknya kamu asing bagiku.” Pria itu mengangkat kepalanya perlahan, menatap Asahi dengan sepasang mata yang memancarkan ketenangan. "Mohon maaf, saya adalah Demon yang terpanggil terlambat... Seharusnya saya berada di bawah pimpinan Anda, tetapi saya belum pernah bertemu dengan Anda secara langsung. Suatu kehormatan bisa bertemu dan menatap Anda secara langsung."
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai asi on demand artinya
Baca
+Pustaka
KEPINCUT CINTA IDOLA

KEPINCUT CINTA IDOLA

Lantas Samudra pun meminta saran tentang persyaratan give away yang terlanjur ia unggah di akun sosial medianya. “Sam, cepat bersiap! Kita mau berangkat.” Rajasa akhirnya memberi aba-aba akan jadwal Samudra selanjutnya. Bukan jadwal keartisan memang. Hanya saja, Samudra ingin mengunjungi sebuah museum seni.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai asi on demand artinya
Baca
+Pustaka
ASAL KAU BAHAGIA

ASAL KAU BAHAGIA

“Kita tidur, ya.” “Kita langsung pulang saja besok pagi.” Nayla memutuskan. “Yakin bukan Senin pagi? Padahal besok aku mau ajak kamu keliling-keliling pantai yang lain.” Farid menawarkan. “Begitu kita mendarat langsung bawa aku ke apartemen,” titah Nayla. “Buat apa ke apartemen, Nay?” “Menurunkan lukisan.” ***
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai asi on demand artinya
Baca
+Pustaka
Salahkah Aku Mencintaimu?

Salahkah Aku Mencintaimu?

“Terserah! Beli yang paling bagus dan akurat!” “Siap, Nyonya!” ART itu langsung meluncur pergi menuju ke apotek. Sedangkan Anin dipijat-pijat tengkuknya oleh Ibu Nyai. Tidak hanya tengkuk saja melainkan kaki juga tangan ikut dipijat. Sekar pun duduk di sofa sambil menunggu kedatangan ART-nya pulang. “Ini kamu juga campur kelelahan, Nduk,” ujar Ibu Nyai. “Kakimu pada atos kabeh koyo iki,” komentar Ibu Nyai.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai asi on demand artinya
Baca
+Pustaka
KURIR CINTA

KURIR CINTA

Dido mencoba zoom in lagi foto yang tampak dari samping itu dan tidak begitu terlihat utuh karena tertutup sebagian wajahnya oleh orang lain yang lalu lalang. “Ada-ada aja kamu Do. Belum juga hilang pusing mikirin Aryo, sudah nambah pusing dan penasaranku lagi. Itu cuma perasaanmu saja. Makanya jangan kayak paparazi, ke mana-mana nguntit artis. Sampai buang hajat pun mungkin akan diikuti,” jelas Ode tanpa begitu tertarik untuk melihat hasil foto Dido dengan seksama. Ia anggap itu hanya persepsi Dido yang mengait-ngaitkan wajah objek tersebut dengan bapak Aryo. Apalagi belum jelas dan ketika diperbesar tampak buram, tidak begitu jelas. Juga hanya dari samping. “Udah yuk, Cabut, cari minum, ha
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai asi on demand artinya
Baca
+Pustaka
SUAMI MISKINKU DI RUANG NASABAH PRIORITAS

SUAMI MISKINKU DI RUANG NASABAH PRIORITAS

kata Ibu mertua lagi. Keningku mengerut, "hah ada yang bantuin, Bu? Siapa?" "Ada pokoknya nanti datang. Dia yang akan jadi ART kita di sini." "ART?" "Iya ART, kenapa? Kamu kayak gak percaya gitu." Aku nyengir, "hehe bukan gitu Bu, tapi apa gak salah kita pakai ART?" "Nggak. Emangnya kenapa?" Aku menggigit bibir, "bukannya ART itu mahal ya, Bu? Sayang 'kan uangnya."
921.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 691 kali sebagai asi on demand artinya
Baca
+Pustaka
Simpanan Dosen Tampan

Simpanan Dosen Tampan

“Syukurlah kalau begitu.” Marvin meletakkan sponsnya dan mulai memijit punggung Felly dengn lembut. Gerakannya lihai, bahkan saking lihainya beberapa kali tangannya ditepis oleh Felly karena mencari kesempatan untuk menggerayangi dadanya dengan nakal. “Jadi… makna asbun itu apa, sayang?” bisik Marvin. Felly terkekeh, “Oh iya, lupa menjawab. Asbun itu singkatan dari asal-bunyi. Ungkapan untuk orang-orang yang asal bicara tanpa perlu dipikirkan terlebih dahulu.”
1054.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai asi on demand artinya
Baca
+Pustaka
RUMAHKU ADALAH KAMU

RUMAHKU ADALAH KAMU

“Aku tahu, tapi aku juga capek lari terus.” Arsen menatap sahabatnya itu dengan serius. “Ai, kamu bukan pelukis yang sama seperti waktu itu. Kamu sudah bertahan sejauh ini. Itu saja sudah cukup jadi bukti kalau kamu hebat.” “Aku tahu,” jawab Aira lirih. “Namun kata tahu dan berani itu dua hal yang maknanya berbeda.” Arsen menyandarkan punggung ke kursi. “Ivory Gallery itu bukan galeri kecil. Mereka nggak sembarang nawarin comeback ke orang. Mereka selektif.”
10783 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai asi on demand artinya
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Anak Kandung

Balas Dendam Anak Kandung

"Nona." "Hm?" "Kami menerima beberapa permintaan pertemuan baru." Ashuna menerima tablet yang diberikan, ia membaca daftar nama satu per satu. Lalu berhenti pada satu nama— Shiona Arnando. "Sejak kapan?" tanya Ashuna dengan mata Ashuna sedikit menyipit. "Pagi tadi," sahut sang asisten. "Melalui siapa?" "Seorang pelayan rumah keluarga Zaemley."
876 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai asi on demand artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status