CUCU YANG DIBEDAKAN
Hanya anggukan dan senyuman tulus yang terlihat dari wajah keriputnya.
“Dulu, kan, Nek, ibu tuh tiap hari minta dimandiin. Gerah katanya di kasur terus.” Aku menggosok dengan lembut tubuh sang nenek, untuk mempermudah air meresap ke tubuh itu.
Nenek tampak diam, ia terlihat menunduk. Lalu menatapku dengan sorot yang tak bisa diartikan.
“Ibumu orang baik.” Mendengar kalimat itu, aku menjadi salah karena sebenarnya kami sedang sama-sama mengingatkan tentang luka.