Ampun, Jo, Ini Kegedean!
“B-bu Septa, ada apa, Bu?“ Teja tersentak, wajahnya berubah panik.
“Sa-sakit, Ja. Badanku demam tinggi, bagian atas tubuh rasanya sakit minta ampun sampai berasa mati rasa!“ jawab Septa masih dengan suara yang terganggu sengalan napas.
“Tunggu, Bu w. Aku kesana sekarang!“ balas Teja cepat dan langsung mematikan ponselnya.
“Bu Septa kenapa, Ja?“ Toni ikut panik.
“Badannya demam tinggi sama sakit di bagian atas tubuh. Aku kurang jelas kalau nggak lihat sendiri, Yah. Aku kesana dulu…” Teja langsung berlari ke mobil Pajero Sportnya dan melaju ke rumah Septa.
Meski ia siang itu cukup lelah dan ingin beristirahat usai ramai-ramai bercocok tanam dengan Nana dan Linda, jiwanya sebagai praktisi keseh
Sikat na Kabanata