Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku Mati Kenapa Kalian Menangis?

Aku Mati Kenapa Kalian Menangis?

---- Tawa Bara terdengar pendek namun sarat ejekan, menggema rendah di ruangan sempit itu, seolah penderitaan yang sedang terjadi di hadapannya hanyalah hiburan yang pantas ia nikmati. Tatapannya tidak lepas dari wajah Senia yang semakin pucat, napasnya yang tersangkut di tenggorokan. Dadanya yang bergerak cepat, tapi udara terasa tidak pernah cukup. Jari-jarinya yang mencengkeram sprei sampai buku jarinya memutih. “Senia…” suaranya merendah, hampir seperti bisikan yang menyusup ke dalam kesadaran gadis itu, “memohonlah padaku… jika kau memang masih ingin hidup.”
10520 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as bicara itu ada seninya pdf
Read
+Library
Biarlah Kita Berakhir di Sini

Biarlah Kita Berakhir di Sini

Jadi, Berg sekarang mendapat tugas tambahan yaitu pergi ke toko buku untuk mencarikan buku-buku yang ingin dibaca Lea. Ada buku tentang filsafat dan psikologi, juga ada bacaan ringan yang disukai perempuan muda. Berg kadang-kadang mengejek Lea kekanak-kanakan, tetapi dia tetap rela pergi jauh-jauh demi membelikan buku-buku itu, hanya agar Lea tidak merasa bosan.
39.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as bicara itu ada seninya pdf
Read
+Library
Meniti Ulang di Usia Senja

Meniti Ulang di Usia Senja

Suasana di dalam ruangan terasa tegang sejenak, seperti ketenangan sebelum letusan gunung berapi. Akhirnya, Sandi tidak bisa menahan diri lagi. Dia mengambil beberapa pakaian dan melemparkannya ke atas tempat tidur. Suaranya serak, dan jika didengarkan baik-baik, ada nada kecewa di dalamnya. "Aku sudah menjelaskan semuanya, kenapa kamu masih ribut? Apa kita bisa hidup baik-baik?" Salah satu pakaian yang dia lempar mengenai lukaku di kening yang belum sembuh.
10.1K viewsCompletedAdded to Library 404 Times as bicara itu ada seninya pdf
Read
+Library
TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

Siska menggigit bibir, lalu menulis: > “Udah makan, Bar?” > Bara: “Udah. Tapi kayaknya kurang sesuatu.” > Siska: “Apa?” > Bara: “Suara kamu.” Siska memejamkan mata, jantungnya berdetak cepat. Lalu ia balas: > “Kamu tuh ya…” Titik tiga di layar bergerak—Bara sedang mengetik. > “Aku tau. Tapi aku nggak bisa pura-pura nggak kangen.”
877 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as bicara itu ada seninya pdf
Read
+Library
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Notifikasi dari grup panitia seminar: Rara: “Nay, udah liat rundown terbaru belum? Ada tambahan pembicara utama.” Rafi: “Tebak siapa 😏” Rara: “Beneran, sumpah. Aku juga kaget pas liat namanya.” Alis Nayla berkerut. Ia membuka file rundown itu sambil menyesap teh. Matanya langsung membeku saat membaca baris ketiga: Pembicara utama: Elhan A. Pradipta – Penulis & Co-Founder Project Harmoni.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as bicara itu ada seninya pdf
Read
+Library
Senja yang Ternoda

Senja yang Ternoda

Arka berkata sambil menuntun Tiara untuk duduk di bangku tak jauh dari ayunan, agar bisa duduk berdampingan. "Emang dari tadi Arka nyanyi? Dari tadi kan Arka udah bicara, sangat banyak malah," gurau Tiara berusaha menyembunyikan gelisah karena melihat raut wajah serius yang ditunjukkan Arka. "Iya ... tapi ini pembicaraan serius Tiara." Arka berusaha mencari kata yang tepat agar Tiara bisa menerima apa yang akan diutarakannya.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as bicara itu ada seninya pdf
Read
+Library
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

“Itu agar kau belajar menjaga ucapanmu. Sekalipun kau tidak pernah makan bangku sekolahan, tapi, sopan santun itu bisa kau pelajari di mana saja. Tidak melulu di sekolahan.” Adu mulut dan adu jotos antara Jimin dan Pramoedya baru usai saat terdengar bunyi pluit panjang tanda mereka hadus kembali bekerja. “Dan apa yang ada di balik air mata? Bung tahu itu?” Pertanyaan Ana membuatku terkesiap dari lamunan setengah sadarku. Aku menghela napas. “Kurasa yang berada di balik air mata kita adalah Tuhan,” jawabku tak yakin. Sebenarnya aku mengutip kata-kata Pramoedya waktu itu. Pramoedya pernah berkata: jika kau menangis maka kau akan menemukan beban keberadaanmu mencair dan melunak.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 174 Times as bicara itu ada seninya pdf
Read
+Library
Benci Menjadi Cinta

Benci Menjadi Cinta

Sinta : punya dong kan ayah gua orang Jawa, sedangkan ibu gua asli orang si ni Clara : mantap berarti lu bisa bahasa Jawa dong Sin kan keturunan Jawa tuh Sinta : bisa sedikit-sedikit mah tapi gua cuman inget sama 2 kata doang Dewi : wih coba atuh ajarin gua biar bisa ngomong bahasa Jawa haha Sinta : gua aja cuman inget kata boten sama nggih doang haha Hilda : itu aja gua ngga tau artinya apa Sin Sinta : kalau boten itu artinya ngga kalah, kalau nggih itu artinya iya Clara : susah juga ya, nanti gua kalau ke Jawa ngomong dua kalimat itu aja deh haha Sinta : haha iya kali yang ada orang bingung Clar terus nanti ditanya apa malah jawab apa Dewi : hahaha yang ada orang jawanya ketawa Clar
105.0K viewsOngoingAdded to Library 145 Times as bicara itu ada seninya pdf
Read
+Library
Legenda Bumi Langit

Legenda Bumi Langit

Seno tiba-tiba memotong pembicaraan kakek tua itu. "Azura? Tunggu! Dari mana kakek tahu isi kitab itu? Bukankah sampai saat ini belum ada yang bisa membacanya? Bahkan melihatnya pun sangat mustahil," "Haha, kau sama saja seperti pendekar awam lainnya. Berbicara seenaknya, tanpa pembuktian terlebih dahulu." Seno terlihat bingung dan tak bisa berkata apa-apa. Dalam benaknya dipenuhi keraguan.
1039.9K viewsOn holdAdded to Library 877 Times as bicara itu ada seninya pdf
Show Reviews (23)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Bicara

Bicara

Sorry Sell, gue nggak maksud buat bohongin lo. ***** "Temen-temen lo kok kayaknya kesel sama gue, ya?" tanya Karin pada Bian, saat mereka baru saja tiba di kost-nya. Bian mengernyitkan dahinya bingung, karena tak mengerti apa yang dimaksud Karin. Karin mengembuskan napasnya sekilas, sebelum melanjutkan. "Apalagi Salsa. Sensi banget sama gue. Lo nggak bilang yang sebenarnya ya, gue ini siapa?"
7.6K viewsOn holdAdded to Library 181 Times as bicara itu ada seninya pdf
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status