Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dive Back Into You

Dive Back Into You

Saka membalas lambaian Shana dengan senyum tipisnya. "Semoga harimu menyenangkan, Sha," teriak Saka karena Shana sudah berjalan jauh agar didengar gadis itu. "Kamu juga," balas Shana tak kalah keras. * * Shana melangkah keluar dari Blossom Bakery dengan wajah yang terlihat pucat. Sejam terakhir kepalanya terasa nyeri membuat ia segera pamit mengakhiri pertemuan. Berjalan pelan dengan badan yang kian sakit membuat Shana sesekali menghentikan langkah. Berjongkok di pinggir jalan sedikit banyak membantu mengurangi rasa nyeri pada pinggang dan perutnya.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as biff back to the future
Read
+Library
Killer from the future

Killer from the future

Namun entah bagaimana saat bangun nanti, Reon sendiri tidak yakin ia bisa membujuk Viara. Reon melangkah keluar sambil memikirkan soal kembali ke tempat asalnya, juga janji yang ingin dia penuhi untuk membantu Viara. Dia telah berjanji dan pasti akan memenuhi janjinya itu. Setelah semua usai, ia akan kembali ke tempat asalnya, kembali ke waktu seharusnya ia berada. Akan tetapi semua ternyata tidak menjadi semakin mudah.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as biff back to the future
Read
+Library
Menemukan Cinta Kembali

Menemukan Cinta Kembali

Lalu tanpa banyak bicara lagi, ia kembali menyalakan mobil dan melanjutkan perjalanan pulang. Di sepanjang perjalanan, Flora menyadari satu hal. Riki adalah masa lalunya. Tapi Birru... mungkin adalah masa depannya. ***
103.2K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as biff back to the future
Read
+Library
Bittersweet Revenge

Bittersweet Revenge

Memang sengaja dibiarkan seperti itu, agar tidak ada kesalahpahaman yang bisa saja timbul sewaktu-waktu. “Kamu kapan balik, Mas?” tanya Anggun mengalihkan obrolan dan ingin memastikan sesuatu. “Aku belum beli tiket, tapi sepertinya lusa.” “Balik ke sini lagi kapan?” “Mungkin ... weekend depan.”
10119.9K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as biff back to the future
Show Reviews (51)
Read
+Library
App Putri Chinar
awalnya mau baca takut karna gambar sampulnya serem.ada ularnya.eehhh giliran baca rasanya candu banget,bikin penasaran,bikin deg2an. sukses selalu kak kanietha.salah satu othor kebanggaan ku sekarang ini...
Naniek
Awalnya cerita ini bagus.. tp lama2 kok spt diulur2 aja. Lbh baik segera diakhiri dan bikin cerita baru. Sebuah cerita ndak hrs panjang, Gak sampe 100 episode pun kalo ceritanya bagus, padat dan tdk bertele2 justru akan dikenang bahkan bisa dibaca berkali2 meskipun udh tamat.
Read All Reviews
Go Away, Boss!

Go Away, Boss!

“Terima kasih kembali.” Hanum memasuki lift dan perjalanannya menuju lantai 25 terbilang lancar. Dia sudah tidak memiliki beban psikologis sama sekali. Kini dia tidak akan dipecat dan kartu identitasnya juga sudah berada di tangannya. Dia sudah bisa mulai fokus bekerja tanpa hambatan lain. Di dalam lift, Hanum mencoba mengirim pesan ke pada Kevin. Hanum : [Nanti pulang bersama, ya? Aku ingin pulang bersama dan aku merindukanmu sayang.]
105.6K viewsOngoingAdded to Library 150 Times as biff back to the future
Read
+Library
Come Back To Where I Should Belongs

Come Back To Where I Should Belongs

Tidak ada agenda sekolah. Namun Angelina tahu—selalu ada alasan mengapa seseorang memilih pergi. Dan alasan itu pasti berkaitan dengan putranya. Saat kembali ke dalam rumah, Angelina mendapati Kenzo sudah berada di ujung tangga. “Dia pulang?” tanya Kenzo heran. “Bukankah katanya hanya ke bawah mengambil air?” “Katanya dia lupa, besok ada eskul musik,” jawab Angelina, mengulang kebohongan yang sama.
502 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as biff back to the future
Read
+Library
Jalan Tanpa Kembali

Jalan Tanpa Kembali

Saat itu hatiku hancur dan aku hanya ingin kata-kata yang menghibur, tapi dia malah mematikan teleponnya begitu saja. Keesokan harinya, aku baru tahu dia berada di Kota Pakhis sedang merayakan ulang tahun Safea di Restoran Nordan malam itu. Dia bilang ulang tahun Safea yang kedua puluh adalah momen sekali seumur hidup, tapi kita masih bisa punya anak lagi. Setelah itu, aku tidak pernah hamil lagi. Kami sempat bertengkar hebat, tapi akhirnya dia kembali dengan membawa 999 tangkai mawar untuk membujukku.
4.0K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as biff back to the future
Read
+Library
Passed By You!!!

Passed By You!!!

"Sayang, sebaiknya kau saja yang pilih filmnya. Kami tidak akan mengeluh apa pun hasilnya." "Aku tidak bisa lagi mempercayai perkataan wanita." Kami tertawa mendengar Gavin yang begitu berlebihan hanya untuk sebuah film saja. "Permisi, tuan jadi memilih film apa?" interupsi wanita yang melayani pembelian tiket film kami. "Birds of Prey 5 ticket, please." Sementara Gavin memesan tiket, aku dan ibu pergi membeli popcorn dan soda terlebih dahulu.
108.6K viewsOn holdAdded to Library 172 Times as biff back to the future
Show Reviews (29)
Read
+Library
Key Nara
pertama lihat blurb, penempatan katanya mantul. Narasi yang digunakan penulis juga gak bikin pembaca bosan. Konflik utama sepertinya bakal belibet, ini yang jadi daya tarik terbesar sepeetinya. Semangat teruss, kak. lanjutttt......
Sheillya Pradina
Thank's kk yg udah baca smpai udah 1k aja nih wkwkwk, kmrin juga sempat masuk di pilihan editor. ~untuk mendukung cerita ini beri rating nya dong kakak² biar bisa semakin semangat updatenya. Dan dukung cerita ini yahh dengan cara memberi vote...️...️...️
Read All Reviews
Wanita yang Kembali ke Masa Lalu

Wanita yang Kembali ke Masa Lalu

“Tidak tahu.” Mereka juga tidak ingat dari mana gossip itu berasal. “Ku pikir akan melihatmu di sini seperti mumi dengan perban di sekujur tubuhnya,” ucap Bian. Dia bahkan memperagakan tubuhnya seperti makhluk yang ia sebut mumi itu. “Itu mungkin untuk orang yang terkena luka bakar di seluruh tubuhnya,” cetus Tio. “Revan hanya terkena benturan di kepala dan tulang punggungnya. Dia tidak perlu sampai dijadikan mumi,” timpal Argan.
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 323 Times as biff back to the future
Read
+Library
Back To Home

Back To Home

Dan mengapa aku harus kembali? Drrrrt Drrrrt Drrrrt Drrrrt Bunyi alarm membangunkanku. Tertera sudah jam 8 malam, yang artinya kurang dari 1 jam lagi aku sampai di kota dimana tempat itu berada. Memilih pulang menggunakan kereta menjadi pilihan yang cukup memuaskan. 8 jam kulalui tanpa adanya masalah. Selain beberapa panggilan tak terjawab dari rekan kantor, Pak Ray, dan orang-orang dari tempat itu.
647 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as biff back to the future
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status