Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengantin Pengganti sang Duke Kejam

Pengantin Pengganti sang Duke Kejam

Otot lehernya menegang, urat-urat kebiruan muncul di pelipisnya, namun tidak ada suara yang keluar. Sihir leluhur seolah-olah telah menjahit mulutnya rapat-rapat. Matanya yang sayu menatap Elara dengan keputusasaan yang begitu dalam, seolah memohon agar Elara pergi demi keselamatannya sendiri.
1032.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 801 kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
Raja Baru untuk Dunia Kegelapan

Raja Baru untuk Dunia Kegelapan

ulang pria itu hingga Eirlys sadar sedang terdiam memandangi pria di depannya. “Maaf,” balas Eirlys cepat dan segera mengulurkan token tersebut ke arah pria itu. “Kau ingin masuk?” tanya pria itu saat melihat Eirlys masih memandanginya “Iya, saya ingin mencari alat musik yang cocok untuk menghilangkan ilusi,” jawab Eirlys. “Kubantu,” balas pria itu. “Saya Eirlys Varsha,” ucap Eirlys mengulurkan tangannya.
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

Nama: Liang Ren [ Ras: Manusia ] [ level: LV3 ] [Pekerjaan: Tidak ada] [ identitas: pemain ] Setelah membaca pesan itu, serigala pengejar angin itu terkejut. Dia mengira telah memicu suatu konspirasi tersembunyi, tetapi dia tidak menyangka bahwa bayangan hitam menjijikkan di depannya sebenarnya adalah seorang pemain! “Apa yang sedang dilakukan orang ini secara diam-diam di pintu masuk geng Jack?”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
PELAKOR KAPOK

PELAKOR KAPOK

Pov Mira "Siapa dia, Mas!" Siapa perempuan itu?!" pekiku bertanya. Emosi kembali mencuak setelah aku melihat adegen mesum tadi. Mas Lengga hanya terdiam. Aku kembali mengambil pisau yang telah kujatuhakan dan mengarahkan ke lehernya. "Jawab, siapa perempuan tadi!" gretaku.
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

sahut Mandala menyesali. "Benar Mas Mandala. Mas Prayoga memang pendekar yang sangat jarang ada, di Tlatah Palapa ini," ucap Kirani memuji. Padahal sebenarnya dia sedang mencari info tentang keberadaan Elang, pada Mandala. 'Duh..! Mandala pun tak tahu keberadaanmu Mas Elang. Dimana kau sebenarnya berada..?' bathin Kirani lirih.
9.964.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Setara dengan pendekar pilih tanding. "Sepertinya calon murid tahun ini jauh lebih banyak dari tahun tahun yang lalu," Pria itu bergumam dengan ekspresi kurang senang, "sayang aku tidak melihat banyak bakat di sini." "Dia adalah Paraswara," Kata Peliru, "Kuncoro dan Pelisik, dia merupakan guru yang hebat, kalian harus berusaha menarik perhatiannya." Paraswara dikenal sebagai seorang ahli tempa senjata di level master sekaligus ahli dalam teknik bela diri dengan senjata berupa panah.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
[BUKAN] PELAKOR

[BUKAN] PELAKOR

Kesal! "Eh, bukannya istri Pak Declan masih hidup?" "Memang masih." "Wah, ini sih jadi pelakor dong. Menyedihkan sekali hidupnya. Pelakor itu seperti kuman, merugikan masyarakat. Pelakor harus dibasmi." sindiran Farah membuat Irish hanya mampu mengepalkan tangannya. Matanya sudah memanas, jika ia tak salah ingat yang mengajarkan jadi pelakor adalah lelaki kardus di depannya. Irish benci jika disebut-sebut sebagai julukan yang sangat ia benci, menjijikan dan terdengar sangat rendahan.
1042.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
Frekuensi Terlarang

Frekuensi Terlarang

Sebuah peluru fisik murni menembus bahu inang itu, membuatnya terpental ke samping. Lilia membuka matanya dan melihat sesosok pria lain berdiri di pintu laboratorium, memegang senapan berburu tua yang masih mengeluarkan asap. Pria itu tampak sangat tua, tubuhnya bungkuk, namun matanya yang abu-abu tampak sangat tajam dan penuh dengan api yang Lilia kenal. "Kau... kau terlambat untuk pesta ini, bukan?" suara pria tua itu serak dan bergetar, namun memiliki nada wit yang sangat familiar.
471 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
Kembalinya Kesatria Pedang Giok Hitam

Kembalinya Kesatria Pedang Giok Hitam

" Mata Tente Mira menyiratkan pesan tertentu. Akhirnya perjalanan dengan mobil penjemput pun tiba. Elang duduk di samping Sherlyn yang masih terus menjelaskan semua sudut kota Taipe yang dilewatinya. Elang hanya mengangguk dan mengiyakan saja. Sebenarnya masih terngiang dalam pikirannya, kata-kata Paman Ho, bahwa Elang akan menghadapi musuh yang tak bisa terlihat. apa itu? hantu? atau sihir? *** "Mengapa kau berikan mata emasmu pada anak muda itu?"
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
My Handsome Partner

My Handsome Partner

jelas Guru Hameez Senja dan Bayu mencoba senjata baru mereka. Panah dan Belati milik Senja begitu memukau. Tongkat pelia yang sudah berubah menjadi belati terlihat berkilau, ia juga mendapatkan panah yang cantik. Salim membuat motif khusus yang sama persis dengan belati Pelia Senja.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status