Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

suara Rafael serak, napasnya terasa di tengkuknya. “Morning.” Mey pelan berbalik dalam pelukannya. Rambut Rafael berantakan, matanya masih setengah tertutup, tapi senyumnya tulus. “Tidur enak?” tanya Rafael. "Mmmm" angguk Mey. "Raf.." "Mmmm?" “Ini rasanya kayak déjà vu.” “Déjà vu yang enak atau yang bikin was-was?” "Dua-duanya. Aku keinget sesuatu." jawab Mey
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 346 Times as cafe dejavu lirik
Read
+Library
Under The Skies of Yokohama

Under The Skies of Yokohama

Izumi segera berdiri lalu menjabat tangan Itu. “Selamat Siang.” “Loh? Kau yang dulu bernyanyi di cafeku? Aku lupa nama band kalian. Five3?” Raut wajah lelaki itu tampak tidak yakin. Ingatan Izumi meraih suatu moment. Ia akhirnya ingat kenapa interior cafe ini terasa akrab.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as cafe dejavu lirik
Read
+Library
Suamiku Masih Dengan Masa Lalunya

Suamiku Masih Dengan Masa Lalunya

Angga baru saja kembali ke kamarnya setelah makan malam dan menikmati live musik di Cafe. Dari pada jenuh dan bosan menunggu Reva membalas pesan darinya. Angga memilih melihat live musik di Cafe. Hingga dia teringat Reva lewat sebuah lagu milik Dewa 19 yang berjudul “Lagu Cinta”.
513 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as cafe dejavu lirik
Read
+Library
Masih Menjadi Milikku

Masih Menjadi Milikku

Steffany melirik jam pada handphonenya yang terletak di atas meja. “Pfiiuuhh syukurlah.” Olivia bernafas lega. “Dariel di mana?” “Sama Mbak Sum, tadi aku anter ke kantor dulu.” Olivia mengambil buku menu sambil melihat-lihat. “Mbak, Juice alpokatnya satu ya. Terima kasih.” Olivia kemudian mengorder pada pelayan café. “Saya juga deh juice alpokat. Sama cappuccino satu ya. Keduanya take away.”
10944 viewsCompletedAdded to Library 25 Times as cafe dejavu lirik
Read
+Library
Seorang Anak yang Mirip Denganmu

Seorang Anak yang Mirip Denganmu

Dia terkekeh, terdengar sedikit cekikikan. “Astaga, Sophie, sempat kupikir ada yang salah dengan Ivy.” Devita menghela napas lega. “Oh, tidak-tidak. Ivy baik-baik saja.” Sophie menambahkan. “Apa kamu masih di Kafe Maura? Kami bertiga akan mampir ke sana. Gadis-gadis ingin minum bubble tea, lalu kami pergi dari hadapanmu.”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as cafe dejavu lirik
Read
+Library
Ibu Pengganti untuk Bayi Bapak Kos

Ibu Pengganti untuk Bayi Bapak Kos

tanya Eva menatap wajah Rafa yang mulai mengeluarkan keringat. “Liriknya kayak gini, ‘Jika memang masih bisa mulutku berbicara, santun kata yang ingin terucap’ gitu?” Rafa seperti membaca. Tiada nada ketika menyebutkan liriknya membuat tawa Eva pecah saat itu. “Kenapa ketawa?” tanya Rafa. “Pak Rafa tuh lucu banget. Jika memang masih ….” Eva menirukan Rafa ketika menyanyikan sebait lirik Jika dengan datar.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 196 Times as cafe dejavu lirik
Read
+Library
Cinta Gadis tak Bernasab

Cinta Gadis tak Bernasab

Tere Liye Hum Hain Jiyeh, Honthon Ko Siye -Demi kamu, aku kan hidup dengan mulut tertutup Tere Liye Hum Hain Jiye, Har Aansoo Piye -Demi kamu, aku hidup dengan menahan semua air mataku Dil Mein Magar, Jalte Rahe, Chaahat Ke Diye -Tapi di dalam hatiku, cahaya cinta kan terus menyala Tere Liye, Tere Liye – Demi kamu, demi kamu Tiba-tiba suara alunan musik India terdengar entah lewat ponsel siapa. Tapi lirik itu seakan menjadi isi hati dari seorang Muhammad Alfaraz Baihaki. Dia menatap ke seluruh area yang bisa dia jangkau. Dia mencari dan terus mencari tapi tak dia temukan yang dia cari. Alfa kembali berjalan, melongok ke kiri, kanan, ruko atau setiap bagian sudut yang bisa dia jangkau. Bahkan
9.835.7K viewsOngoingAdded to Library 1.0K Times as cafe dejavu lirik
Read
+Library
Menikahi Paman Mantan Tunanganku

Menikahi Paman Mantan Tunanganku

Dia membelokkan mobil ke sebuah cafe kecil di sisi jalan, dengan kaca besar dan aroma kopi yang menyeruak sampai ke jalan. “Mau pesan apa? Cappuccino, latte, atau... pelarian dari dunia?” candanya ringan. Lyra menahan tawa. “Latte panas dan satu croissant kalau ada.” Gary memberi hormat singkat lalu turun dari mobil lebih dulu. Lyra ikut turun dan masuk ke dalam cafe.
9.9118.5K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as cafe dejavu lirik
Read
+Library
Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Aku pergi menonton konser penyanyi favoritku sendirian. Saat sesi permintaan lagu, aku sangat gembira, berdoa semoga aku menjadi penonton yang beruntung. Namun detik berikutnya, suamiku yang sedang dalam perjalanan bisnis muncul di layar lebar dan di sebelahnya adalah cinta pertamanya, Desi Maulanda. “Aku ingin meminta lagu ‘Kembali ke Masa Lalu’, kembali ke tiga tahun lalu, Martin Sutanto tidak akan pernah putus dengan Desi.”
6.3K viewsCompletedAdded to Library 226 Times as cafe dejavu lirik
Read
+Library
Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

Meskipun entah dengan jawaban Aini, tapi Khalid yakin bahwa Bu Fatimah bisa meyakinkan Aini untuk kembali membuka hati. Usai dari panti, Khalid pergi ke suatu tempat. Ia mengunjungi kafe tempatnya dulu membuang resah dan gelisah. Segelas cappucino panas menjadi teman Khalid siang ini sambil menatap hamparan bangunan yang menjulang dari lantai atas kafe tersebut.
1056.2K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as cafe dejavu lirik
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status