Diary Yang Basah
Juan melihat ranny yang berjalan pulang setelah menghantar Aulia,juan berkata kepada Ranny, “Kak Ranny, Emping jagung buatan Ibu Rikka rasanya gurih, renyah, di mulut.”
Sesampainya Aulia di rumahnya, Aulia melihat Rikka – Ibunya, menghidupkan api di tungku api. Di atas tungku api Rikka meletakkan tembikar. Dipipilnya beberapa bulir jangung pulut putih. Pipilan jagung dimasukan ke dalam tembikar panas. Rikka mengangkangi batu besar, letak batu besar itu tepat diantara kedua pahanya tepatnya di selangkangannya. Sementara ukuran batu yang lebih kecil ada di genggaman telapak tangannya. Ketika pipilan jagung sudah matang, Rikka akan mengeluarkan pipilan jangung matang itu satu satu dan digeprek
Bab Populer