Sabtu Malam Lisa
Seluruh surat yang datang ke alamatnya tak diacuhkannya.
Di sini, di Pegunungan, dirundung kebingungan dan dapat dipastikan akan bangkrut, ia tak tahu hendak berbuat apa. Ia berpikir untuk bersenang-senang sebentar, melupakan semua bebannya dahulu, setelah itu mencari pekerjaan. Ia tak melanjutkan studi. Ia tak ingin punya alasan apapun untuk kembali ke negara asalnya, termasuk kelulusan. Ia mendatangi sebuah desa kecil di kaki Pegunungan, mengaku sebagai peneliti dan berhasil mendapat tumpangan di rumah seorang lurah. Semuanya berjalan sesuai harapannya: tempat tinggal cuma-cuma, segala sesuatunya murah, meski tuak di sini tak sesuai dengan seleranya dan, yang paling membuatnya girang, tak
Hot Chapters