JERAT HASRAT TETANGGA TAMPAN
‘Andai aku tidak melepasmu begitu saja, andai aku punya keberanian untuk memperjuangkan cinta kita, seperti Malinka memperjuangkan Allan…Andini…Andini…’
Kenangan demi kenangan bersama Andini hinggap di kepala Andreas. Malam pertama mereka, pergumulan mereka yang luar biasa di atas ranjang, obrolan mereka, semuanya. Semua hal indah itu berputar-putar di depan mata Andreas.
Dirinya semakin tersedot ke dalam lembah penyesalan. Setelah menenggak gelas ke tiga belas, kepala Andreas terasa begitu berat. Dahinya terantuk ke depan lalu pria itu pun mendengkur pelan.