Sang PENEMBUS Batas
BaySpegangan tangan di mobilinstagram pegangan tangan di mobilkata kata di kaca depan mobilpegangan tangan di mobil malam hari
'Hmm, masih cukup waktu untuk bersantai sejenak', pikir Elang.
Tak sengaja matanya menumbuk pada sebuah kedai kopi, di dekat pintu keluar stasiun Tugu. Dia pun lalu mengajak Nadya dan Bimo mampir ke kedai kopi 'The Civet House' itu.
Nadya dan Bimo hanya mengikuti saja ajakkan dari Elang, yang dirasa mereka agak aneh hari itu.
Kedai itu ternyata cukup lengkap, karena tidak hanya jenis kopi saja yang mereka jual. Teh tarik, jus, dan camilan, juga tersedia di kedai itu.
Hot Chapters