Broken Wings
Adrian menunjuk pesawat telepon yang terletak di meja.
"Okay."
"Udah nggak apa-apa aku tinggal, ya."
"Iya nggak apa-apa," balasku dengan anggukan.
"Kunci aja pintunya, Mei," titah Adrian sebelum menutup pintu.
Ruangan seketika senyap begitu Adrian menutup pintu. Tampaknya ruangan ini didisain kedap suara, sehingga tak terdengar suara apa pun dari luar. Setelah mengunci pintu seperti pesan Adrian, aku beralih ke pintu di belakang lemari buku yang tadi ditunjuk Adrian. Mengambil wudhu, kemudian segera menunaikan shalat di area yang tak berisi perabot apa pun.
Bab Populer