Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Di ujung jalur batu, sebuah gerbang baru perlahan terbuka. Tidak berbentuk pintu. Ia berupa lengkungan tanaman merambat dengan daun-daun dari kalimat pendek. Di baliknya terbentang hamparan ladang cahaya. Setiap petaknya berisi sesuatu yang berbeda: petak cerita, petak warna, petak nada, petak desain, petak puisi, petak mimpi lama yang kini mulai berbuah.
769 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as contoh puisi berantai
Read
+Library
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Langit bergetar lembut, seperti kain tipis yang disentuh angin. Dari arah barat, muncul bayangan-bayangan samar, seperti refleksi wajah-wajah manusia yang tidak kukenal. Mereka berjalan perlahan, tapi tidak menyentuh tanah. Setiap langkah mereka menciptakan kalimat pendek di udara, kalimat yang berulang-ulang, seperti mantra. “Aku menulis karena aku diingat.” “Aku diingat karena aku ditulis.”
734 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as contoh puisi berantai
Read
+Library
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Puisi dan Musik untuk Kampanye Selain video dan foto, Sinta meminta beberapa pemuda untuk menuliskan puisi tentang Lambusango. Sari, seorang pemudi yang dikenal pandai merangkai kata, menciptakan puisi indah yang menggambarkan hubungan antara manusia dan alam. Ia membacakannya di depan Sinta dan Jun: "Di antara dedaunan hijau dan burung bernyanyi, Hutan ini adalah rumah, jiwa, dan hati.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as contoh puisi berantai
Read
+Library
Penyintas

Penyintas

--------------------- Bersambung. ---------------------
3.6K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as contoh puisi berantai
Read
+Library
Ajari Cinta Jatuh Cinta

Ajari Cinta Jatuh Cinta

"Engkau adalah gunung yang tak bisa kudaki, samudera yang tak mungkin kuarungi. Engkau seluas semesta, dan seindah bintang-bintang yang mustahil kugapai. " Seorang Berandal membaca bait-bait puisi dengan penuh hayati. Rima-rima yang mengalir terpatri di hati sang guru dan anak-anak kelas sastra yang duduk terenyuh oleh indahnya puisi yang dibacakannya. Hanya satu orang yang nampak kesal: Cinta Anandia Suryani, gadis manis berkacamata dengan pipi tembem menggemaskan yang terus cemberut sedari kelas dimulai. Hatinya terus bergumam, "dasar preman pasar, Itu kan puisi cintaku! "
103.4K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as contoh puisi berantai
Read
+Library
Kau yang Diantaranya

Kau yang Diantaranya

Surya di belakang Naya yang berdiri sejak tadi, memerhatikan mereka bertiga yang terlihat cemas, kesal, juga beraura yang Surya tidak yakin apa dia boleh berada di ruangan itu sekarang. Naya menyanyikan sebuah lagu lama, lagu yang mau atau pun tidak ketiga bocah itu akan datang menemuinya. Rock -a-bye baby, on the tree top. When the wind blows, the cradle will rock; When the bough breaks, the cradle will fall And down will come baby, cradle and all. Hush a bye baby, up in the sky, On a soft cloud tis easy to fly; When the clouds burst the raindrops will fall
8.55.5K viewsCompletedAdded to Library 208 Times as contoh puisi berantai
Read
+Library
Sir Abraham, Love Story

Sir Abraham, Love Story

Pergilah menjauh Pergilah mendekat Lebah mungil terbang mencari sang ibu XWY●RQXWY●RXWYR● Bersenandung menirukan sebuah lagu Pergilah menjauh Pergilah mendekat Kehampaan hati hanya kita yang tahu Kembali bersenandung menirukan sebuah lagu Untuk semua yang saling berpasang-pasangan Pergilah mendekat "Apa itu?" Stevan membaca sekali lagi pesan aneh yang sepertinya sengaja ditinggalkan oleh Yuta. Puisi kah? Atau semacam kode rahasia?
1011.9K viewsCompletedAdded to Library 249 Times as contoh puisi berantai
Read
+Library
Kebangkitan Sang Putri Terbuang

Kebangkitan Sang Putri Terbuang

Suara lirih bagai bisikan angin malam keluar dari bibirnya, bait puisi yang indah namun menusuk. “Bunga mekar di tepi jurang, meski diinjak, tetap menebar harum… Ular hijau menari di balik kabut, meski dihina, tetap mengangkat kepala.” Hening. Satu detik terasa begitu panjang sebelum petikan guqin mulai mengalun. Tubuh Lin Yue bergerak pelan, lalu semakin hidup.
1018.5K viewsCompletedAdded to Library 591 Times as contoh puisi berantai
Read
+Library
Lebih dari selamanya

Lebih dari selamanya

"Oke...oke....sekarang giliran Amanda." "Aku juga tidak bisa." "Alah...ayolah Manda. Demi kita." "Baiklah." Amanda mulai berpikir sambil mencuri-curi pandang mereka. Lalu, ia menemukan pantunnya. "Berakit-rakit ke hulu...." "Cakep...." "Berenang-renang ke tepian...." "Cakep...." "Bersakit-sakit ke masa lalu...." "Cakep...." "Bersenang-senang ke masa depan...."
105.2K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as contoh puisi berantai
Read
+Library
Miliarder Tampan Itu Jodohku!

Miliarder Tampan Itu Jodohku!

di situ tertulis sebuah puisi, Engkau laksana bulir embun pagi, menyejukkan, setelah jiwa beradu dengan malam yang kelam. Engkau laksana temaram bulan, mendamaikan, seusai perjalanan panjang tanpa arahan tujuan. Engkau laksana angin yang bergerak perlahan, meneduhkan, sesudah perang melawan ketidak pastian. Ijinkan aku untuk masuk ke dalam bilikmu.
3.7K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as contoh puisi berantai
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status