QUALM
Suara berat itu terdengar.
"Eh," gugup Shira. "Berarti Arzha enggak sekolah, ya, Pak?"
"Maminya nitip dadakan, saya ada kerjaan mendesak, yaudah nggak apa sekali-kali." Arga berjalan ke dapur, mengaduk kopi hitamnya.
"Boleh ikut, Onti?" Mata anak itu berbinar dan Shira mengangguk pelan.
"Sekalian aku anter, mau?" Lelaki itu menyaut.
Hot Chapters