Desah Di Kamar Sebelah
Dasar pembantu sok!
“Bibi, hari ini kita akan masak perkedel jagung, sup iga, semur daging sapi, dan tongseng kambing request-nya Mas Nalen. Bibi bisa masak semuanya, kan?” Rahima yang sejak tadi hanya mengelap meja makan, sementara aku yang dia suruh mencuci banyak piring plus perabot rumah tangga di wastafel itu pun kembali memberikan komando. Suaranya keras, lugas, dan sok berwibawa. Aku yang baru saja keluar dari dapur kotor itu pun langsung menolehnya dengan tatapan terperangah. Enak benar si Rahima menyuruh-nyuruh. Mana dia memanggilku dengan sebutan Bibi pula!