Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tangan Dewa Davien: Sang Pewaris Takhta Terlarang

Tangan Dewa Davien: Sang Pewaris Takhta Terlarang

Bara tiba-tiba muncul bersama dengan rombongan besar anggota inti Bulan Merah. Dia melihat sekeliling halaman yang hancur berantakan sambil menatap mayat kedua tetua yang terkapar tak bernyawa dengan rasa takjub yang mendalam di dalam hatinya. Bara berlari kecil mendekati posisi berdiri Davien, lalu membungkukkan tubuhnya sedalam sembilan puluh derajat dan memberi hormat kepada Davien. "Tuan Muda!" ucap Bara dengan nada suara yang bergetar samar
1016.7K viewsOngoingAdded to Library 517 Times as dia bara
Read
+Library
TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

Bara tertawa kecil mendengarkan sesuatu yang dikatakan Dira, lalu menatap cat di tangannya dengan ekspresi yang hanya muncul saat ia benar-benar nyaman. Rasanya aneh. Tidak seperti cemburu yang meledak, tapi seperti sesuatu yang menetes perlahan — dingin, menyusup ke dada. “Bar,” panggilnya akhirnya. Keduanya menoleh. Bara tampak terkejut, lalu tersenyum agak kikuk. “Eh, Sis! Ini Dira. Kita lagi bahas konsep pameran minggu depan.”
910 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as dia bara
Read
+Library
Jerat Cinta Elbarra

Jerat Cinta Elbarra

Tatapannya sayu, dengan bibir yang pucat. "Lo sakit, Bar?" Kalea berjalan mendekat. Perasaannya luluh melihat Barra berbaring lemah. Bukannya kemarin Barra sehat-sehat aja? Apa gara-gara kemarin hujan-hujanan dengannya, Barra jadi demam. Kalea hendak menyentuh dahi Barra, tapi Barra menahan dengan tangannya. "Gue gak papa," sahutnya dengan suara serak dan lemas.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as dia bara
Read
+Library
Sang KAISAR PRODEO

Sang KAISAR PRODEO

Dia sangat tak suka dengan gaya Bora mendatangi selnya, dan bertanya seolah menantang dan meremehkan semua orang di selnya. "Oh..! Ini orangnya..!" seru Bora sambil mengamati Bara dari atas ke bawah. Dilihatnya Bara yang memiliki tinggi badan sekitar 178cm, rambutnya lurus tebal dan hitam dengan tubuh sedang namun berisi.
1035.8K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as dia bara
Read
+Library
Dendam Membara Tuan Muda

Dendam Membara Tuan Muda

"Aku ingin bernegosiasi denganmu." Starla mengalihkan pandangan tertariknya pada hidangan penutup yang baru datang itu. Itu adalah creme brulee hidangan cantik dari krim yang dibakar di permukaan atasnya sehingga membentuk lapisan karamel renyah tetapi lembut di bagian bawahnya. "Negosiasi?" tanya Starla penasaran ketika menyadari arti dari kata-kata Skylar, wanita itu waspada sepenuhnya.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as dia bara
Read
+Library
Dara  Amara

Dara Amara

Meyliyani Jessika Maramisasrama daraamara 16oh dara
Adara menaruh gelas cangkirnya pelan. Membiarkan kopi itu beristirahat sebentar. Kemudian, berdirilah Adara kedekat perapian digudang itu. Bara api terlihat membara saking panasnya. Terlihat seperti api neraka, namun tidak sepanas api neraka. Adara mengambil sebuah sarung tangab tebal. Kemudian, memakainya. Adara mengorek-ngorek beberapa besi panjang yang tentu saja tidak keliatan bentuknya. Setelah lama mencari akhirmya ditemukannya sebuah besi dengan bentul Dua Romawi.
103.6K viewsOn holdAdded to Library 144 Times as dia bara
Read
+Library
SELUMBARI

SELUMBARI

Aku membuka halaman pertama di bab itu, dan menjelaskan konsep dasar gerak melingkar. “Di bab sebelumnya, kamu inget nggak belajar tentang apa?” Yudha tampak mengingat-mengingat. Lalu dia membolak-balik buku catatannya, karena buku paket sudah terbuka lebar dan aku pegangi bagian kanan bawahnya. Kayaknya dia agak sungkan membalikkan halaman dari buku paket. “Gerak parabola.” Aku mengangguk.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as dia bara
Read
+Library
Dahaga Cinta

Dahaga Cinta

tanya Elia dengan nada sarkas. "Aku tadi tertabrak mobil saat ingin menyebrang," jawabnya tanpa ingin menjelaskan hal lain. "Bagaimana bisa? Apa matamu sudah tidak berfungsi lagi?" Rafael memutar bola matanya jengah. "Mataku masih berfungsi dengan baik, El." Elia mendengus. "Lalu, di mana sekarang orang yang menabrak mu tadi? Kabur?" tebaknya asal.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as dia bara
Read
+Library
Takhta Istimewa Istri Kedua

Takhta Istimewa Istri Kedua

Namun, Dirga tidak tahu kalau dengan menyaksikan interaksi keduanya, ia akan merasa … terusik. “Dirga,” sapa Kana. Perempuan itu tersenyum cerah pada sang suami, tetapi hal tersebut tidak membuat Dirga merasa lebih baik. Apakah itu karena istrinya menarik tangan pria yang belum ia kenal tersebut ke hadapannya? “Sayang,” ucap perempuan itu lagi. “Kenalkan, ini Barra.” Barra tersenyum tipis–senyum yang hanya bertahan di bibir saja, tidak sampai ke matanya–kemudian mengulurkan tangannya pada Dirga.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as dia bara
Read
+Library
Bara Dendam Membara

Bara Dendam Membara

“Mama mu gimana sih, sudah tahu kamu takut petir, kok nggak di temenin.” Ia pun menggendong si anak keluar menuju kamar, tetapi, langkah kaki terhenti oleh suara menjijikan dari atas. Sungguh mengejutkan ketika tatapan mata menangkap kedua insan bukan pasangan suami istri, sedang bermain gila balkon dalam. Zhang Guang bergegas naik, dengan terus menstabilkan langkah kaki, lalu berteriak. “Apa yang kalian lakukan?!”
617 viewsOn holdAdded to Library 19 Times as dia bara
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status