Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jendela Senja dan Tahun-Tahun yang Berlalu

Jendela Senja dan Tahun-Tahun yang Berlalu

Dalam paruh pertama kehidupannya, Valeska Raharja adalah sebuah kisah sukses yang nyaris tanpa cela. Dia adalah putri keluarga terpandang, lulusan universitas ternama, dan berhasil mengambil alih perusahaan keluarga pada usia 23 tahun. Hanya dalam waktu setahun, dia berhasil melipatgandakan keuntungan perusahaan. Dia cerdas dan cantik. Dalam kamus hidupnya, tidak pernah ada sesuatu yang tidak bisa didapatkannya. Sampai akhirnya, dia bertemu Jovian Adhira. Valeska mencoba berbagai cara untuk mengejarnya, tetapi selalu ditolak berkali-kali. Dia menyewa layar iklan raksasa untuk menyatakan cinta hingga menghebohkan seluruh kota, tetapi Jovian sama sekali tidak bereaksi. Dia mengendarai supercar
545 viewsCompletedAdded to Library 15 Times as dikala senja
Read
+Library
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

Sedang apa dan di mana mereka sekarang? Tanpa peringatan Parta tiba-tiba menghentikan langkah kakinya. Dia mendongak. “Sebentar lagi malam tiba,” ujarnya. “Tapi sebelum benar-benar malam, lidah-lidah api akan bermunculan dari balik bumi sebelah barat menghamparkan kemilau cahaya kemerahan di cakrawala. Orang-orang menyebutnya dengan senja. Tapi aku lebih senang menyebutnya petang. Karena jika kau tak berhati-hati, kegelapan bisa merampas sebagian dari dirimu, dan menawarkannya kepada sang malam yang mengentalkan waktu. Coba lihat ke angkasa, Kawan. Lihat petang.”
105.3K viewsOngoingAdded to Library 175 Times as dikala senja
Read
+Library
Senõrita Sang Vampir Mafia

Senõrita Sang Vampir Mafia

"Cantik" Langit senja membentang dengan warna oranye lembut, mengguratkan gradasi cahaya yang hangat di langit kota. Selenia menatap ke arah danau kecil di taman pribadi keluarga Vanderbilt, duduk di atas selimut piknik yang telah Lucas siapkan dengan sempurna. Sepanjang sore, mereka menghabiskan waktu bersama, bercanda, berbagi cerita, dan menikmati camilan yang Lucas beli khusus untuknya. Semuanya terasa begitu ringan, seolah-olah bahaya dan darah yang pernah mengintai mereka hanya ilusi masa lalu.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as dikala senja
Read
+Library
Cinta Dalam Kilauan Senja

Cinta Dalam Kilauan Senja

lagi-lagi Arif menimpalnya "biasa aja kali, lagian sepengalaman saya mendaki gunung itu, timnya tidak boleh hanya berdua" jawab Dika agar mereka berpikir lebih dan mengajaknya. "Sok tau Luh kayak Dukun" kata Arif yang mukanya suda kesal. "emang iya kan, coba aja kesanah" jawab Dika dengan senyum tipis kepada Maya. Maya berpikir sejenak. Maya lalu memberanikan diri untuk menjelaskan. "emang benar yang kamu katakan Dika, Sebenarnya, kami mau mendaki Gunung Senja untuk mencari harta karun."
101.2K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as dikala senja
Read
+Library
Bayangan di Balik Senja

Bayangan di Balik Senja

Saat mereka mendekati puncak bukit, langit mulai berwarna oranye tanda fajar akan segera tiba. Ketika mereka mencapai puncak bukit, mereka disambut oleh pemandangan yang menakjubkan. Di hadapan mereka, sebuah kuil kuno yang terbuat dari batu mulai muncul perlahan dari balik kabut pagi. Cahaya matahari pertama musim semi memantulkan sinar keemasan pada dinding kuil, membuatnya terlihat magis. "Itu dia," kata Pak Bima dengan kagum. "Kuil Matahari."
2.3K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as dikala senja
Read
+Library
Renjana

Renjana

Tanya Dito untuk yang kesekian kalinya, dan ku jawab juga dengan gelengan kepala yang kesekian kalinya. Aku melepaskan peganganku, bermaksud untuk duduk di kursi penonton yang ada di lapangan, tak jauh dari tempatku berdiri. Begitu ku lepaskan tanganku dari sandaran kursi, aku oleng, Adit memegang tanganku, menahan tubuhku agar tidak ambruk, mataku sudah sedikit terlelap, tetapi ku dapatkan kesadaranku kembali kala Adit menyentuhku. Memori pahit itu kembali berputar di ingatanku, buru-buru ku lepaskan tanganku dari genggaman Adit, dengan terseok-seok mencoba menjaga keseimbangan dan mempertahankan kesadaran, aku berjalan menuju kursi terdekat, kemudian aku terduduk lemas di kursi itu. Aku du
103.2K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as dikala senja
Read
+Library
SENJA YANG KELABU

SENJA YANG KELABU

Dalam hatinya berbicara sendiri, kenapa malah mikirin Dika, harusnya aku bersyukur karena Tuhan telah membuka fikiranku bahwa Dika tidak pantas untukku, aku terlalu bodoh sudah percaya kebaikannya yang ternyata palsu, benar kata Bang Adrian aku tidak boleh bersedih apalagi sampai menangisi laki - laki seperti Dika. Malam semakin larut, hanya suara binatang malam yang meramaikan suasana di keheningan, saat ini waktu baru menunjukan pukul sembilan, setelah sejenak rehat dan mandi, Sari sendirian di teras belakang rumahnya, duduk di depan kolam ikan ditemani secangkir teh hangat dan cemilan kesukaannya, jemari indahnya sibuk memainkan game di handphonenya, sedang asiknya, tiba - tiba handphonen
4.2K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as dikala senja
Read
+Library
Dia Kehilangan Segalanya

Dia Kehilangan Segalanya

Seekor tikus muncul di hadapanku, menatapku penasaran cukup lama. Tiba-tiba, pintu loteng terbuka. Tikus itu langsung kabur, ketakutan. Di depan pintu muncul Selina dengan wajah penuh kebencian. Melihat tak ada orang lain di loteng, dia pun malas berpura-pura lagi dan langsung tersenyum sinis ke arahku. “Nessi, akhirnya kamu merasakan ini juga!” “Sudah kubilang, Kak Timo itu milikku! Tapi kamu malah nggak tahu malu merebutnya dariku, bahkan bermimpi menikah dengannya?”
31.7K viewsCompletedAdded to Library 823 Times as dikala senja
Read
+Library
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

“Ada seseorang.” Cahaya itu bergerak perlahan… mengintip… kemudian menghilang. Claudia merasakan tengkuknya dingin. “Sejak kapan dia di sana?” “Cukup lama,” jawab Damar pelan, “untuk membuat kita dalam bahaya.” “Aku kira kita sendirian,” bisik Claudia, napasnya kini lebih cepat bukan karena panas—tapi ancaman.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as dikala senja
Read
+Library
SENJA DI BALIK RAHASIA

SENJA DI BALIK RAHASIA

Matahari mulai turun. Mereka berjalan pulang bersama. Berdampingan. Seperti dulu. Namun tanpa sadar— jarak itu tetap ada. Halus. Tak terlihat. Tapi nyata. Di persimpangan jalan— mereka berhenti. Tempat biasa mereka berpisah. “Gue ke kanan,” kata Dika. “Gue lurus,” sahut Rendra. Alya mengangguk.
457 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as dikala senja
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status