Dari Budak Menjadi Bencana
Dia dikenal keras tapi adil, dan dikabarkan tidak setuju dengan metode Yan yang "tidak ortodoks"
Suatu malam, saat aku "diperkuat" dengan menyerap jiwa seorang budak yang memberontak, aku merasakan sesuatu yang berbeda. Jiwa ini milik seorang perempuan muda yang mencoba melarikan diri. Sebelum dia ditangkap dan dijadikan "sumber daya", dia sempat menyembunyikan sesuatu—sebuah catatan kecil yang digulung, disembunyikan di celah batu dekat selnya.
Di mana? tanyaku dalam hati, saat energi terakhirnya mengalir ke dalam kami.