Ratu Pinjol
Mas Dito kembali mengingatkanku.
"Terimakasih ya Mas, kamu sudah mendukungku. Aku akan selalu ingat pesan suamiku yang ganteng ini," ucapku seraya mengerling mata, menggoda Mas Dito.
Dia tertawa melihat sikapku. Aku berpamitan masuk ke kamar lebih dulu. Tidak sabar ingin segera mencoba cosmeticsnya. Setelah membaca cara pemakaiannya, aku mulai memakainya di wajah. Tentunya setelah menidurkan Dita, dan menunaikan sholat isya terlebih dahulu. Malam ini aku tidur dengan nyenyak, karena dibuai mimpi menjadi wanita tercantik di dunia.
Hot Chapters