Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tulang wangi

Tulang wangi

Dan di situ… Gua liat Mang Sarmin berdiri di lorong dapur. Di belakangnya, ada sosok besar—siluman macan putih. Tubuhnya kekar, sorot matanya tajam. Mereka berdua natap gua. Sangar. Dingin. Gua terkejut, spontan nyentak kain penutup wajah. Rani langsung jongkok nyentuh gua. Napas gua gak beraturan, keringat dingin ngalir di pelipis.
515 viewsOngoingIdinagdag sa Library 16 Beses bilang dongeng ciung wanara
Read
+Library
Another Side of EARTH

Another Side of EARTH

"Sayangnya, aku sendiri belum pernah bertemu dengannya. Rasanya aku antara percaya dan tidak tentang Wanara." "Aku yakin dia memang ada, Profesor." *** Ciri dari Wanara bisa dilihat kalau dia akan muncul selalu diiringi oleh binatang yang disebut sebagai Monyet. Binatangnya seperti apa saja aku tidak tahu. Aku dan Irana terus berjalan di Hutan AlasRo ini tanpa tahu arah. Seharusnya tadi pakai Hexacycro saja. "Kau belum pernah melihat yang namanya Monyet?"
107.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 188 Beses bilang dongeng ciung wanara
Ipakita ang mga Review (25)
Read
+Library
Susan S
Kak Dita mah nggak perlu diragukan lagi. Tapi btw kok aku lebih suka Scifinya ya daripada genre yg lain yg kakak tulis. Ini tuh gimana ya. Meski baru baca 3 bab tapi asik banget gitu dibacanya. Kayaknya kak dita nyaman sama genre ini. Fellnya nonjok banget. Dan lebih bebas tentunya.
Shell
Scifi memang seru. Btw suka sama gaya bahasanya. Jadi keinget cerpen Millenium 11 karya Kak San. Settingnya sama2 masa depan. Meskipun punya Kak San lebih jauh lagi. Tapi konsep ceritanya sama2 keren.
Basahin ang Lahat ng Review
Dongeng Zanna

Dongeng Zanna

Sreek. Tidak harus menggunakan tenaga lebih, kain itu sobek menganga, menampakkan gundukan kembar yang tengah bersemayam pada bantalan berbentuk setengah lingkaran. Bulat dan berisi dengan warna putih bercahaya. Sesaat, Bagas tidak mengerti maksud Zanna, ia menelan salivanya berulang kali, tanpa melepaskan tatapannya dari maha karya Tuhan yang teramat indah itu.
105.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 199 Beses bilang dongeng ciung wanara
Read
+Library
Renggali

Renggali

Atau, memilih berkorban atau mengorbankan. Mirip seperti bunga sakura. Sebuah pohon yang hanya bisa tumbuh di satu daerah saja di Indonesia. Bunga yang berwarna merah muda dengan corak putih di tengahnya, belum lagi daun yang hijau membuat suasana hati terasa tenang. Terlihat gadis cantik yang sedang duduk bersandar di bawah pohon itu dengan pena dan buku di tangannya sedang menulis sesuatu. “Riska! Apa kamu baik-baik saja.”
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 106 Beses bilang dongeng ciung wanara
Read
+Library
Bungkusan kresek di tempat sampah

Bungkusan kresek di tempat sampah

Bungkusan Kresek Di Tempat Sampah Hai namaku Nirwana, sudah 5 tahun aku berumah tangga dengan Bang Chandra namun belum juga dikaruniai anak. Rasa iri di hatiku sering muncul tatkala tetanggaku membawa bayi lucunya jalan-jalan. Wajah lucu dan imut bayi sering terbayang-bayang dalam impianku, bahkan suara tangis bayi sering sekali terngiang-ngiang di telingaku karna saking inginnya memiliki anak.
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 83 Beses bilang dongeng ciung wanara
Read
+Library
Dendam Wanita Terbuang

Dendam Wanita Terbuang

ucap Anna sambil melepaskan pakaian dan masuk ke dalam bathtub. Air hangat menyentuh kulit asia miliknya, memejamkan mata merasakan sensasi dari lilin aroma terapi. Ia sangat menyukai Febia di mana wanita itu selalu tahu apa yang disukai olehnya. “Oh iya, aku hampir lupa. Keluarga Arsando menghubungiku, mereka mengundang kita untuk makan malam,” seru Nuara sambil membuka iPad miliknya.
108.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 242 Beses bilang dongeng ciung wanara
Read
+Library
Dewantara: Kebangkitan Sang Predator

Dewantara: Kebangkitan Sang Predator

"Tanda lahir ini... Kak Arlan bilang ini simbol keberuntungan. Kebakaran sepuluh tahun lalu... kau tidak mati di sana?" Aku bergerak secepat predator, mencengkeram pergelangan tangannya hingga kotak kapas di genggamannya jatuh. "Keluarga Dewantara kehilangan segalanya karena keserakahan ayahmu, Aura! Kau pikir aku kembali hanya untuk reuni keluarga?" "Untuk membunuhku?" tantangnya.
492 viewsOngoingIdinagdag sa Library 11 Beses bilang dongeng ciung wanara
Read
+Library
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Gong Hanyun melirik belasan wanita cantik yang menari menggoda di atas panggung tinggi, lalu mengarahkan pandangannya ke hewan-hewan di sekitarnya yang melolong kesakitan.
1037.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 866 Beses bilang dongeng ciung wanara
Read
+Library
Kutunggu Jandamu

Kutunggu Jandamu

Dasar payah! Mataku membola melihat satu gambar paling cantik. Kalung dari bahan berkilau dengan liontin seperti biji mutiara. Indah sekali. Apalagi jika yang memakai Berlian. Duh. Otakku ini. Aku tandai alamat tokonya dan segera memacu kendaraan ke sana. "Mbak, bisa liat yang seperti ini?" Aku menunjukkan gambar di ponsel pada pelayan toko.
1010.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 376 Beses bilang dongeng ciung wanara
Read
+Library
 Ranjang Pengantin

Ranjang Pengantin

Jim mencomot roti itu dan memakannya dengan santai. Luna hanya bisa menghela nafas, tanpa menunggu, dia melepas jilbabnya dan memakai apron bermotif bunga-bunga itu. Jim tersenyum menang, sebenarnya dia tidak selapar itu. Dia hanya mengalihkan pembicaraan yang takkan menemukan kesepakatan dengan Luna. Luna begitu gesit dengan pisau di tangannya. Merajang beraneka sayur dan daging udang segar di atas talenan. Menu praktis malam ini, capcay udang. Tidak ribet dan sehat.
1023.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 835 Beses bilang dongeng ciung wanara
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status