Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lelaki Dua Wajah

Lelaki Dua Wajah

"Waah, sepertinya ular ini jatuh cinta padamu. Lihat! Dia menjulurkan lidah, ingin merasakan gurihnya tetesan keringatmu!" "T–tolong, singkirkan ular itu dariku!" Si pendek ketakutan. "Katakan siapa!" tuntut Karel dengan nada dingin. "Nyo–Nyonya Besar!" Akhirnya si pendek melebuskan dua kata yang pernah didengar Karel di pondok kebun. "Siapa Nyonya Besar?" kejar Karel, tapi si pendek tak lagi bersuara. Lelaki itu pingsan, tepat ketika ujung lidah ular di tangan Red menjilat pipinya.
1025.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 660 kali sebagai dongeng pendek sunda
Baca
+Pustaka
DENDAM SANG PUTRI

DENDAM SANG PUTRI

Dorothy berusaha bangkit dan duduk di atas ranjangnya. “Ada! Sebentar aku ambilkan!” Freddy tergopoh keluar dari kamar itu, dan kembali lagi dengan membawa segelas susu hangat dan beberapa potong keju yang . “Ayo, Wilona santaplah sajian sederhana ini!” tangannya menyodorkan segelas susu dan sepiring keju yang ada di tangannya kepada gadis itu.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai dongeng pendek sunda
Baca
+Pustaka
Awas, Ada Berondong!

Awas, Ada Berondong!

*** Suasana kantin SMA Harapan Bangsa siang itu tampak bising dan penuh sesak oleh siswa-siswi yang merebutkan tempat duduk. Di salah satu meja sudut, Tara dan Aldo duduk berhadapan di tengah kepulan asap mi instan dan gelas es teh manis. "Gimana, Ta? Misi lu buat naklukin Selena udah ada kemajuan belum? Waktu lu makin menipis lho, jangan sampai motor sport kesayangan lu beralih tangan ke garasi gue," pancing Aldo sambil menaik-naikkan alisnya, menagih progres taruhan mereka.
113 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2 kali sebagai dongeng pendek sunda
Baca
+Pustaka
Sebatas Pengantin Pengganti

Sebatas Pengantin Pengganti

"Panggilan tuh yang romantis dong, masa bayi gede. Enggak sekalian aja bayi dugong, hm?" "Dugong apaan sih?" tanya Arka. "Enggak tau," jawab Aludra. "Aku cuman pernah denger aja ucapan itu, tapi enggak tau artinya apa." "Kamu itu asal denger aja," ucap Arka. Mencapit kembali kimbab di kotak makan dengan sumpit, dia kembali menyuapi Aludra dan tentu saja dengan senang hati, Aludra membuka mulutnya. Namun, ketika mengunyah Aludrs tiba-tiba saja berhenti. "Hoek!"
9.730.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai dongeng pendek sunda
Baca
+Pustaka
Hotel Bekas Pembunuhan

Hotel Bekas Pembunuhan

Ia tidak berani menatap wajah wanita itu. “Entong ngaganguan cocoan kula,” kata wanita itu dalam bahasa Sunda. Aku mengerti artinya, 'jangan menggunggu mainan saya'. “Sumuhun, Nyai, hampura kula.” Abah Sarta kembali mengangguk.
8.314.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 537 kali sebagai dongeng pendek sunda
Baca
+Pustaka
Cowok Metropolitan Masuk Kampung

Cowok Metropolitan Masuk Kampung

Banyak gelas juga ada dua termos air panas. Di depan pos kamling para bapak-bapak membuat api unggun dan membakar singkong untuk nanti dimakan bersama-sama. Meronda ditemani dengan cahaya sinar bulan purnama, singkong bakar dan kopi sepertinya sangat nikmat. Ini pengalaman pertama bagi Ezra. Biasanya kalau sedang mendaki gunung Ezra tidak pernah merasa begini. Ditambah lagi ada yang membawa radio antena, mereka mendengarkan siaran dongeng Mang Jaya, yang sudah terkenal seantero jagad. Karena Ezra tidak bisa dan tidak mengerti bahasa Sunda, jadi Ezra tidak tahu tata letak keseruan dongeng yang sedang dituturkan itu di mana.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai dongeng pendek sunda
Baca
+Pustaka
Sang Pendekar

Sang Pendekar

tanya Tupaseng bernada tinggi. "Aku tidak akan mengatakannya," jawab pendekar tersebut. "Bukalah topengnya dan perlihatkan wajah pendekar itu kepadaku!" teriak Senopati Randu Aji. *** Note: Linuhung:Tinggi ilmu Wara-wara pengumuman/kabar Jumawa; sombong
9.9166.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.7K kali sebagai dongeng pendek sunda
Tampilkan Ulasan (150)
Baca
+Pustaka
CahyaGumilar79
Terima kasih untuk semuanya yang sudah mampir di cerita ini. Buat Reader semua yang suka dengan karyaku, kalian bisa mampir juga ke cerita lainnya. Pandu Kesatria Genda Yaksa, Wanara, Sang Pendekar Season 2. Segala bentuk dukungan dari kalian sangat berarti buat aku sebagai penulis. Terima kasih...
Zhu Phi
Kalau berkenan mampir ya kak Cahya di Ksatria Naga Phoenix Ditunggu review-nya dan sarannya Terima Kasih Numpang promote juga ya Kisah ini bersetting kerajaan, persilatan, fantasi, serta misteri yang tidak terpecahkan
Baca Semua Ulasan
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Tanpa dipegang oleh siapa pun, jelangkung itu tiba-tiba bergerak dengan sendirinya, bahkan terkadang menggerakan badannya ke kiri dan kekanan di tengah-tengah saung sendirian. Sebuah tulisan berbahasa sunda tiba-tiba tertulis di kayu, dan ketika jelangkung itu selesai menuliskan sesuatu. Tiba-tiba jelangkung yang berdiri itu jatuh kembali di tengah-tengah saung, bersamaan dengan tulisan besar berbahasa sunda yang dibaca. “HAYU URANG AMENG! (AYO KITA MAIN! )”
10126.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai dongeng pendek sunda
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Baca Semua Ulasan
DENDAM SANG WANITA PENGGODA

DENDAM SANG WANITA PENGGODA

Ini adalah minuman kesayangannya, tapi sepadan jika ditukar dengan kenikmatan yang akan didapat dari gadis itu. Di geladak utama, bagian depan. "Mari kita minum sampai mabuk. Bukankah ini harus dirayakan? Apa yang akan kita jual ke ibukota kali ini, pasti menjadi yang termahal dari apa yang pernah kita jual," ujar Pan, sambil meletakkan kendi itu di atas meja. Tuan Mo dan Chan, yang awalnya sedang bermain kartu langsung tersenyum lebar saat melihat kendi-kendi itu.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai dongeng pendek sunda
Baca
+Pustaka
Cinta Antara Dua Dunia

Cinta Antara Dua Dunia

Dan pada saat itu, lonceng kecil di depan pondok berdentang pelan tanpa disentuh angin. Suara itu bergema lembut, seolah menandai awal babak baru bahwa kini, dua dunia telah terikat oleh satu nama, Ardhanara. Suara sendok dan piring beradu pelan di ruang makan pondok yang sederhana. Aroma teh melati bercampur dengan wangi nasi uduk dan tempe goreng memenuhi udara aroma yang sangat manusiawi, menghangatkan setelah perjalanan panjang di dunia yang tak tersentuh logika.
9.3992 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai dongeng pendek sunda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status