Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kakak iparku yang terlalu sempurna

Kakak iparku yang terlalu sempurna

seru Siska, memutar laptopnya ke arah kami. Di layar, tampak gambar sambal dalam botol kaca kecil, labelnya cantik berwarna merah marun dengan tulisan: “Sambal Spesial Arsya: Varian Terasi & Cumi Asin, Pedasnya Bikin Senyum Sendiri!” “Aku udah bikin caption, dengerin ya:
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai dori sambal matah
Baca
+Pustaka
Suami Wasiat Sahabatku

Suami Wasiat Sahabatku

Mata Daniel nampak berbinar lalu dia mengambil nasi dan menyendok sambal tumpang ke piringnya. Tanpa berkata apapun aku sudah tahu kalau dia menyukainya lewat ekspresi muka yang ditunjukkan. "Aduh, Bu Nara. Sambal tumpangnya bikin saya lupa kalau malam ini harus diet," ucap salah seorang tamu wanita paruh baya lainnya. Tamu yang lain pun menimpali. "Malam ini gak usah diet, Bu Rani. Malam ini manjakan lidah dulu, besok aja dietnya."
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai dori sambal matah
Baca
+Pustaka
Gairah Terlarang Sang Presdir

Gairah Terlarang Sang Presdir

Agra dan Fahri nampak saling berpandangan lalu membentuk mulutnya berbentuk huruf 'o'. "Pak, tau nggak, kata orang, kalau sambal matahnya enak, berarti cintanya itu tulus loh, Pak," ucap Nara kembali. Marvel menaikkan satu alis. “Dari mana teori aneh itu datang?”
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai dori sambal matah
Baca
+Pustaka
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ada kotak sushi premium dengan penataan yang artistik, sup miso hangat, dan bahkan sebotol kecil sake non-alkohol. "Saya tidak minum alkohol," tolak Mela dingin. Sorot matanya Mela tetap tajam dan menusuk. Ia memang sama sekali tidak berminat menyentuh makanan ataupun minuman yang dibawa Damar. Ide berbagi hidangan dengan pria yang mungkin terlibat dalam kematian Haris terasa menjijikkan. Mela tidak bergerak dari kursinya untuk menjaga jarak fisik dan emosional dari Damar.
856 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai dori sambal matah
Baca
+Pustaka
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

gumam Lila, matanya tidak lepas dari simbol itu. “Perjanjian tidak pernah benar-benar hilang,” jawab makhluk kecil itu dengan suara mengejek. “Hanya dialihkan. Kalian telah membebaskan nenek buyutmu, tetapi kalian telah membuka pintu untuk sesuatu yang lebih besar.” Arga, meski tubuhnya lemah, berdiri di samping ibunya. “Apa yang kau inginkan?” Makhluk kecil itu tersenyum lebih lebar. “Tumbal.”
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai dori sambal matah
Baca
+Pustaka
Menjerat Hati Dokter Tampan

Menjerat Hati Dokter Tampan

Aneh sekali, di saat jam tidur dia justru ingin makan makanan yang sulit dicari. "Jika hanya memasak ayam gorengnya saja mungkin aku bisa, tapi aku tidak tau cara membuat sambal matah." Dia lalu menoleh, dan mengambil ponselnya yang berada di atas nakas samping tempat tidurnya. Liora mencari cara membuat sambal matah pada internet. Setelah menemukan resepnya dia yakin bisa membuatnya. "Jika membuat sup saja aku bisa, maka aku juga harus bisa membuat sambal matah."
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai dori sambal matah
Baca
+Pustaka
Suamiku Mati Kutu

Suamiku Mati Kutu

tanya Renata dengan suara yang lembut di atas meja itu ada berbagai macam menu yang disukai oleh Dilan. "Aku mau makan ikan bakar aja deh sama-sama terasi tadi kamu yang masak ya?" "Iya Mas ikannya Bibi yang bakar aku cuman buat sambal terasinya doang kamu kan tahu tadi itu anak kita rewel terus." "Iya nggak apa-apa kalaupun kamu nggak masak juga nggak masalah kok Yang penting kamu sehat dan bisa mengurus anak kita dengan baik."
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai dori sambal matah
Baca
+Pustaka
DIBULLY SUAMI SENDIRI

DIBULLY SUAMI SENDIRI

Aku menurutinya. "Lihat! Kamu harus makan yang banyak, ya!" Rupa-rupanya ibu membawa bakso komplit, home made. Buatan ibu sendiri dengan kombinasi yang disesuaikan dengan keadaanku yang hamil ini. Lihat saja, pentolnya sampai dicampur cacahan wortel dan brokoli. "Bu, kok repot-repot, sih...." Aku sedikit sungkan. Tak tahu apakah makanan melimpah ini akan bernasib sama dengan yang sebelumnya. Dieksekusi mas Raka buat mereka di luaran sana.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai dori sambal matah
Baca
+Pustaka
Sugar Baby Dosen Tampan

Sugar Baby Dosen Tampan

Gumam Febi merutuki dirinya sendiri. Ia menggelengkan kepalanya, mencoba mengenyahkan pikirannya itu. Tangannya menscrol, membuka pesan yang baru saja di kirim oleh Dalung. |Helo ges, nanti malam cari nasi goreng seafood yok, gue traktir deh.|
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai dori sambal matah
Baca
+Pustaka
Mata Batin

Mata Batin

Keadaan warung sangat ramai. Sepanjang perjalanan banyak sekali warung nasi dengan berbagai lauk. Ia tak tergiur sedikitpun. Warung sederhana dengan tembok terbuat dari anyaman bambu. Suasana warung itu mengingatkan Bara tentang kampung di seberang pulau. "Mau makan apa ngopi?" tanya penjaga warung. "Nasi satu Mak. Pakai sayur asam dan sambal terasi."
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 540 kali sebagai dori sambal matah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status