Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

“Bagaimana dengan Anda, Pak Budi? Kenapa kelihatannya bersemangat sekali?” Nada suara Dimas tetap datar, tetapi dalam hatinya ia yakin.. orang ini jelas sedang menyembunyikan sesuatu. “Aku senang sekali bisa bertemu denganmu,” kata Pak Budi cepat-cepat. “Aku benar-benar menikmati pertandingan itu. Lemparanmu luar biasa! Secara ilmiah, hampir mustahil seseorang bisa melempar dengan kecepatan seperti itu.”
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai f budi hardiman
Baca
+Pustaka
Beda Usia, Beda Usaha

Beda Usia, Beda Usaha

“Pengusaha terkenal ya?” “Duh, lo ketinggalan zaman banget deh, Gas!” “Gue juga nggak tau itu siapa.” Kevin menambahi. “Robert Hardana itu salah satu profesor yang lumayan terkenal di Indonesia. Dia pernah jadi Direktur Utama di salah satu perusahaan BUMN gitu. Trus, sempet jabat di pemerintahan juga, dan jadi anggota Dewan Riset Nasional. Dan, dia juga pernah jadi Rektor di tempat kita. Lo g****e aja deh soal Robert Hardana itu siapa. Lumayan banyak kok artikelnya. Dan, keluarga Hardana itu rata-rata jadi orang penting semua di Indonesia, makanya sampe masuk berita segala.”
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai f budi hardiman
Baca
+Pustaka
Mas Duda (Indonesia)

Mas Duda (Indonesia)

Alex bertepuk tangan pelan. "Apa karena ini pengaruh si bapak tua yang berpikiran kolot itu? Sehingga kamu jadi perlahan berubah gini?" "Bapak tua kolot, siapa?" tanya Wika bingung dengan orang yang Alex maksudkan. "Siapa lagi kalau bukan si fans barumu itu setelah aku, alias sainganku." "Siapa sih? Gak ngerti." Alex menghela nafas kesal, "Prasetyo Girandi."
9.7145.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai f budi hardiman
Baca
+Pustaka
Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

"Tuan Budi, biarkan saya yang menangani anak muda kurang ajar ini. Tidak perlu repot-repot memanggil orang lain." "Master Willem," Tuan Budi mengangguk, nada suaranya sedikit lega. "Tolong tunjukkan padanya apa yang terjadi pada orang yang berani menantang kita." Master Willem, ahli bela diri terkenal yang dipekerjakan Tuan Budi dengan gaji fantastis lima ratus juta per tahun, tersenyum lebar. Dia melompat dari balkon lantai dua dengan gerakan ringan dan indah, tubuhnya melayang di udara.
1064.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai f budi hardiman
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
ARYA_RELOAD
aneh cerita lelang nya masa iya si Rian nawar barang 4 00M sampai 1,6 triliun dia sendiri yg naikin wkwkwk normal nya kan harus nya ada lawan yg naikin harga baru Riyan lawan naikin harga, lah ini Riyan sendiri yg naikin harga kan koplak wkwkwkwk
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Hotel Bekas Pembunuhan

Hotel Bekas Pembunuhan

Aku melihat pak Budi meminum semuanya sampai habis untuk ukuran air mineral 1,5 lt itu tidak mudah, jika sedang dalam keadaan normal, aku dan pak Budi masih diam. “Kenapa tiba-tiba lemas sekali barusan,” ucap pak Budi refleks. “Perempuan itu barusan ada di sana pak, dan saya coba untuk melakukan cara yang seharusnya saya lakukan pak,” ucapku dengan tenang dan berusaha tetap tidak terlihat apapun. “Baik Ndi saya percaya, saya lakukan yang Andi barusan katakan, saya tidak menyangka sampai sejauh ini kemampuan Andi dan alhamdulillah saya betemu dengan orang yang tepat,” ucap pak Budi.
8.314.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai f budi hardiman
Baca
+Pustaka
Behind The Close Door

Behind The Close Door

Dona sedikit penasaran dengan yang namanya Hardian. "Hardian itu kerja di perusahaan start up, posisinya sudah tinggi dan sekarang lagi merintis perusahaan sendiri." Fandi menjelaskan yang diangguki Dona "Awas! Awas kalau kamu naksir sama dia!" Fandi menatap tajam pada Dona yang memilih membelai lengannya pelan "Nggak usah begini! Kamu harus janji dulu nggak naksir sama dia?" "Apaan sih? Nggak jelas!" Dona menggelengkan kepalanya.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai f budi hardiman
Baca
+Pustaka
Hamil Muda

Hamil Muda

Bahuku seketika jatuh saat mengethaui jika kita belajar dan mama Sasa yang menjadi pembimbingnya. Kami berdua cukup lama di dalam mobil seakan belum ikhlas untuk pindah ke rumah mama Sasa. Jika menyangkut pendidikan mama Sasa lah yang paling tegas, selain itu mama Sasa adalah salah satu dosen terkenal di indonesia.
1016.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 651 kali sebagai f budi hardiman
Baca
+Pustaka
Binti Raharjo

Binti Raharjo

Lagi makan siang sebelum eksekusi mati, jawab Wati dalam hati. "Saya tanyakan pihak dapur, Bu." Wati hendak pamit di saat bersamaan dengan datangnya pelayan lain membawa gurami asam pedas ke meja tiga belas itu. Seorang pelayan laki-laki yang sudah bekerja setahun di restoran itu muncul. Adi namanya, asalnya dari Purwokerto. "Gurame asam pedas sudah siap," teriaknya girang.
102.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai f budi hardiman
Baca
+Pustaka
Memar Termanis

Memar Termanis

Penampilannya mencerminkan karakter yang ambisius, bertanggung jawab, dan berdedikasi. Reporter: “Permisa, kabar berikutnya yang akan saya sampaikan; Dominic Jexon Wang telah mencatat prestasi luar biasa hingga dikenal di luar negeri. Ia mendapatkan pengakuan sebagai CEO muda yang berbakat dan digadang-gadang sebagai penerus dari ayahnya, Nicholas Wang, pemilik J&T Entertainment. Dengan visinya yang kuat dan kemampuan kepemimpinan yang mengesankan, dia berhasil membawa nama besar keluarga Wang ke kancah internasional.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai f budi hardiman
Baca
+Pustaka
AMBISI IBU MERTUA

AMBISI IBU MERTUA

Karena Bude Ijum dsudah tidak mengusilinya lagi dengan ledekan, Nadya memberanikan diri bertanya lagi mencari tahu tentang Pak Hardi “Anaknya banyak. Kalau aku tidak salah hitung ada sebelas,” ucap Bude Ijum. Lalu dengan santai ia menyesap kopi yang masih panas. Tapi, tanpa sepengetahuan Nadya wanita itu melirik Nadya yang terlihat syok karena mendengar Bude Ijum menyebutkan jumlah anak Pak Hardi.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai f budi hardiman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status