Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jodohku Seorang Janda Kaya Raya

Jodohku Seorang Janda Kaya Raya

Lintar tertawa lepas mendengar perkataan Dewi, "Hahaha ...." "Kayanya itu bukan coklat," ucap Dewi. "Iya, sih. Itu kopi," jawab Lintar. "Aku bilang coklat karena takut diomelin sama kamu," tambah Lintar bicara sejujurnya. "Aku kemarin sudah bilang, kamu jangan minum kopi hitam. Kasihan lambung!" hardik Dewi. "Mau bagaimana lagi? Aku ini sudah candu kopi hitam, sama seperti aku candu akan cintamu."
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai filosofi kopi dewi lestari
Baca
+Pustaka
Pelabuhan terakhirku

Pelabuhan terakhirku

Langkah selanjutnya hanya tinggal menyusunnya menjadi sebuah karya tulis. Amaz dan Binar menyusuri pantai itu. "Kamu tahu, kenapa kopi itu erat kaitannya dengan filosofi." Tutur Amaz. "Kenapa?" Tanya Binar. "Itu karena banyak hal yang harus kita pelajari dari kopi. Kopi itu banyak pencintanya. Selain rasanya yang unik ia juga memberi banyak efek," ujar Amaz terhenti. "Iya juga. Kita susah tidur kalau minum kopi. Hal itu mengajarkan kita untuk selalu memanfaatkan waktu sebaik mungkin."
1010.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 368 kali sebagai filosofi kopi dewi lestari
Baca
+Pustaka
Skandal Sang Sopir

Skandal Sang Sopir

"Kopinya, Tuan." Pelayan itu menyajikan. Tidak ada nama kopi yang ia sebutkan karena memang kedai mereka hanya kedai kecil saja dan biasa disinggahi oleh penikmat kopi di sekitar sana. "Terima kasih." Pelayan itu pergi dan Dewa mulai meraih cangkir berisi kopi yang masih mengepul asap putih dari cangkir keramik. Perlahan ia mencium kopi itu seakan menjadi relaksasi untuk pikirannya yang mulai tidak stabil. Mulai sedikit menyesap kopi, hingga akhirnya ia sedikit terrelaksasi oleh rasa dan aroma pahit kopi hitam.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai filosofi kopi dewi lestari
Baca
+Pustaka
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

jawab Amelia antusias. Nggak heran, deh. Yuk Ning adalah istri Cak Lamis. Kopi enak buatan Cak Lamis juga berasal dari resep Yuk Ning. “Aku memberi kopi ini sebelas dari sepuluh bintang," aku memuji "Kan bintangnya sepuluh, kok sebelas?" tanya Amelia. "Sepuluh untuk kopi, satu untuk aku simpan di hati," aku merayu.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai filosofi kopi dewi lestari
Baca
+Pustaka
Rahasia Kekayaan Sang Barista

Rahasia Kekayaan Sang Barista

Dalam hati, ia berjanji untuk tidur lebih cepat malam ini dan tidak membiarkan teror-teror yang menghantui pikirannya merusak momen istimewa seperti ini. +++ Di sebuah warung kopi yang ramai, di mana berbagai intrik politik dan gosip kota menjadi bahan perbincangan, Rika Setiawan duduk dengan santai mengangkat kakinya di sudut ruangan, sembari menyesap secangkir kopi hitam. Aroma kopi robusta yang pekat bercampur dengan asap rokok kretek yang dihisapnya dalam-dalam, menciptakan suasana khas yang meresap ke dalam atmosfer.
1038.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 836 kali sebagai filosofi kopi dewi lestari
Baca
+Pustaka
Dok, Please Cukup!

Dok, Please Cukup!

Kelas berakhir tepat pukul setengah tiga, dan begitu para peserta mulai menggulung matras masing-masing, Dewi sudah menarik lengan Nindy sebelum wanita itu sempat berdiri sepenuhnya. "Ayo, ikut aku, ada warung kopi enak di bawah," ucap Dewi, sudah menggendong tas selempangnya sendiri. "Nggak boleh nolak." Warung kopi itu terletak persis di bawah ruko, mejanya cuma tiga, salah satunya kosong di pojok dekat kipas angin. Dewi langsung memesan dua gelas cokelat dingin tanpa bertanya dulu ke Nindy mau apa, memberi tahu penjualnya dengan nada yang sudah terbiasa memesan di tempat itu.
1050.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai filosofi kopi dewi lestari
Baca
+Pustaka
AKU SANG ISTRI BOSS

AKU SANG ISTRI BOSS

ujarnya sambil melepas kacamata dan meregangkan tangan. Dewi menyeruput kopi yang kubuatkan. Dua detik kemudian. Bbuaaah!! Dewi menyemburkan kopi itu. "Pahiiiit! Sini kamu! sengaja ya kamu ngerjain saya!" ujarnya sambil memelototiku. "Nggak Kak, saya tadi nggak bisa cicip jadi nggak tahu itu pahit atau manis."
9.729.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 776 kali sebagai filosofi kopi dewi lestari
Baca
+Pustaka
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

Millie tersenyum, lalu menyeduh secangkir kopi dan menyerahkannya kepada Dewi Kembang. "Aromanya unik sekali." Dewi Kembang menunduk, menghirup aromanya, lalu membawa cangkir ke bibir dan menyesap perlahan. Detik berikutnya, alisnya berkerut. Pahit sekali! "Ketua, kopinya enak?" tanya Midori. Dewi Kembang tidak langsung menjawab. Dia kembali menyesap kopinya, memejamkan mata, lalu merasakannya dengan saksama.
9.61.2M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35.2K kali sebagai filosofi kopi dewi lestari
Tampilkan Ulasan (93)
Baca
+Pustaka
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Dewi Malam Sang Penyelamat CEO Impoten

Dewi Malam Sang Penyelamat CEO Impoten

Tegur Dewi “Abis kamu cantik banget dew, tiap malem Akang liatin aja nggak bosen.” Jawab Kang Narno sebagai supir Mami dan langsung tancap gas menuju klub. Saat mobil berhenti di lampu merah ia melihat segerombolan pengamen. “Walaupun antara aku dan mereka melakoni pekerjaan yang nggak baik, masih beruntung mereka yang tidak sehina aku sampai disentuh oleh banyak pria.” Dewi bermonolog saat merenungi nasib dirinya
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai filosofi kopi dewi lestari
Baca
+Pustaka
Mas, Ayo Bercerai!

Mas, Ayo Bercerai!

Mau apa kamu? Dewi menarik napas. "Saya lihat dokter Gamal gelisah dari tadi, sepertinya butuh yang hangat-hangat. Anda butuh sedikit kafein untuk memberikan efek penenang dan perasaan bahagia." Dokter Gamal tidak merespon. Dewi melangkah ke depan dan menaruh cangkir berisi kopi itu di kursi panjang tepat di sebelah dokter Gamal.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai filosofi kopi dewi lestari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status