Boss With Benefit
Kalimat dari Celine, sekejap membuat pandangan heran dari orang-orang tersebut berubah, tak lagi fokus menatap Ahra dari ujung rambut hingga ujung kaki seolah menerka apa alasan Javier bisa menerima Ahra sebagai tim marketing khusus.
“Selamat bergabung ya.” Seorang wanita cantik dengan fasion elegan, melangkah mendekatinya dan menjabat tangan Ahra. “Saya Jenni, salah satu bagian dari departemen ini juga. Kalau ada perlu apa-apa bisa tanya langsung ke saya atau anggota departemen yang lain.”
Ahra menghembuskan napas lega, karena sapaan dari Jenni membuatnya merasa diterima dengan baik begitu juga dengan yang lainnya, ikut menyapanya dengan ramah.