ANNORA
Sedari dia pindah dulu, Gema tidak pernah sama sekali mendengar ayahnya mencari tau tentang keadaannya, atau sekedar merindukannya—mungkin.
"Halo? Kok diem?"
Gema tersadar dari lamunannya mendengar suara kakek dari handphonenya. "Eh, nggak kek. Gema nggak pernah kesana."
"Nggak apa apa, kakek tau perasaan kamu gimana."
"Kakek, mah, paling the best, deh. Peluk jauh kekkk."
"Ah, kamu ini. Sudah, ya, kakek masih ada pekerjaan. Baik baik,ya,disana."
Hot Chapters