Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Gray Silhouette of Love

The Gray Silhouette of Love

"Give me more information about this, galab..." Si paman memperbaiki ucapanku yang kurang tepat, "Gulap" "Oh sorry. Gulat ...?" "Gu-lab with a B not T" kata paman mengoreksi kalimatku, "Gulab Jamun" "Gulat janem? Oh sorry, gul-lab jam-mun" Aru yang tadinya hening tiba-tiba terkikik dengan suara lirihnya, mendengarku salah ucap dari gulab jadi gulat. Dan aku hanya meliriknya, merasa malu.
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 445 Times as gombalan pantun
Show Reviews (4)
Read
+Library
Wika Cahaya
Bagi para reader "d-grey sillhouette of love" karena bab awal unlock yg terlalu panjang hingga babnya jd malah, bisa langsung loncat ke bab 35... yang chapternya sudah lebih pendek. Thank for your support guys! Bless you all.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
GANTENG-GANTENG PELIT

GANTENG-GANTENG PELIT

Biar saja jadi tontonan warga biar ramai sekalian. Tapi ia masih punya sopan santun. Ia simpan semua sindiran mertuanya itu. Biar saja seperti angin yang bertiup. Didengar sesaat terus dilupakan. “Beli cincin bisa tapi pinjemin anak buat lahiran ga bisa ya?” ucap Munaroh santai tapi berefek luar biasa. “Brakkkk!” Romlah menggebrak meja hingga sendok yang di atas meja terjatuh ke lantai.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 190 Times as gombalan pantun
Read
+Library
Madu Dari Suamiku

Madu Dari Suamiku

So sweet sekali. "Gombal." Astaga! Rasanya ingin ku cabean pake lombok sekilo ini bibir. Kenapa sih, tidak bisa di ajak kompromi. Masih saja ceplas–ceplos di saat seperti ini. "Beneran. Jika hanya ingin menggombal ... aku bisa, dan sudah lama aku lakuin. Aku yakin, pasti wanita di luaran sana akan mencair, tapi ini bukanlah gombalan. Kau terlalu berharga jika di sandingkan dengan gombalan receh. Lagu tadi mewakili perasaanku, yang ku lipat rapi di dalam hati." Pak Rayhan berucap tanpa mengalihkan pandangannya dari jalanan.
1022.0K viewsOngoingAdded to Library 748 Times as gombalan pantun
Read
+Library
Wanita Yang Kau Pilih

Wanita Yang Kau Pilih

“Kenapa jawabannya tak yakin begitu?” “Bukan tak yakin, tapi aku hanya mencoba menahan rasa rindu padamu, kenapa makin lama kamu malah terlihat makin cantik.” “Idih itu yang namanya gombal. Sudah aku mau siapin makan siang dulu, tidak akan kenyang hanya dengan makan gombalan saja.”
9.333.2K viewsCompletedAdded to Library 697 Times as gombalan pantun
Read
+Library
Status WA Suamiku yang Disembunyikan

Status WA Suamiku yang Disembunyikan

Kemudian bertanya, "tadi pagi sarapan apa, sih? Kok siangnya tambah cantik gini?" "Yaelah! Gombal!" seruku sembari tersenyum lebar dan mencubit pinggangnya. Aku pikir ada apaan, ternyata .... Juara gombal memang! "Hehehehehe, Mas serius, loh, Dek! Malah dibilang gombal." "Udah, ah! Ayo!" Aku pura-pura tak suka. Padahal digombalin begitu sebenarnya aku sangat bahagia.
10112.7K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as gombalan pantun
Read
+Library
Nama Mantan di Buku Pendaftaran Siswa Baru

Nama Mantan di Buku Pendaftaran Siswa Baru

[ Maaf, nggak bisa ] [ Ya sudah pokoknya nanti aku tungguin kamu di depan sekolah sampai kamu keluar ] [ Kalau aku tetap nggak mau gimana? ] [ Gampang, tinggal aku masuk ke sekolah terus nungguin kamu di depan kelas. Sekalian saja aku ngomong di depan guru yang lain ] [ Kamu masih sama, sukanya ngancam ] [ Cintaku juga masih sama. Hanya untuk kamu ] [ Gombal! ] [ Siapa yang gombal? Pokoknya nanti aku jemput. Titik! ]
5.89.6K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as gombalan pantun
Read
+Library
Ifat

Ifat

Para juru bicara itu, jago pantun semua! Oh, aku sudah bisa membayangkan kejadiannya. Ini mirip dengan budaya Betawi dengan tradisi Palang Pintu di acara lamaran dan juga hajat pernikahannya. Maka selanjutnya, terjadilah perang pantun antara utusanku dan perwakilan keluarga Mira itu. Kata berbalas kata, rima bersahut rima, bunyi kalimat yang menyeronokkan hati pun bersambutan tiada henti. Riuh semarak, disaksikan oleh orang-orang dari kedua belah pihak.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as gombalan pantun
Show Reviews (10)
Read
+Library
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Read All Reviews
Dendam Sang Tumbal

Dendam Sang Tumbal

ujar Rendra. "Makanya baca doa, jangan asal merem aja," sungut Kunit, alias Kunti Genit. "Emang mimpi apa kamu?" tanya Posum alias Pocong Mesum. Rendra lalu menceritakan mimpinya itu, tanpa ada yang terlewat. Kedua "teman" mahluk halus itu mendengar dengan seksama. "Sepertinya, aku pernah mencuri dengar tentang kisah ini. Dari eyang buyut kamu, Ren," ungkap Kunit.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as gombalan pantun
Read
+Library
KAKAK, I LOVE YOU

KAKAK, I LOVE YOU

"Abisnya kamu selalu bilang Aa gombal. Aa muji kamu cantik, indah dan sebagainya, dibilang gombal. Aa nggak mau kehilangan kamu, dibilang gombal juga. Apa aja yang Aa ucapin ke kamu, pasti kamu kira itu gombalan. Aa tuh serius, tau!" "Maaf sih, A. Aku tau Aa serius. Lagian aku juga becanda pas bilang Aa gombal. Itu tuh cuma buat nutupin rasa malu aku aja karna dipuji sama Aa. Udah dong, berhenti ngambeknya," bujuk Arinda kemudian menambahkan sambil menyentuh pipi Arya, "Tuh, ilang gantengnya."
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 267 Times as gombalan pantun
Read
+Library
Kaisar Dewa Gombal

Kaisar Dewa Gombal

katanya. Ia naik sedikit lebih tinggi. Satu meter. Dua meter. Angin di ketinggian itu lebih kencang, jubah tipisnya berkibar, dan dari sini ia bisa melihat seluruh halaman perguruan yang penuh rumput liar, atap aula yang berlubang empat, dan Cempaka yang berdiri di bawah menatapnya dengan ekspresi yang kalau bisa diartikan berbunyi, aku tidak terkesan. "Cempaka," kata Bagas dari ketinggian dua meter, "Kamu cantik seperti bintang di malam hari. Sayang kamu kuda."
670 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as gombalan pantun
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status