AMBISI IBU MERTUA
ucapnya lagi.
“Sudah, sekarang tahan dulu emosimu, Bang!” seru Danur.
“Sekarang kita buka dulu bungkusan ini,” ujarnya. Lalu ia menaburi bungkusan itu dengan garam dapur.
Danur membuka bungkusan kain putih itu dengan hati-hati. Sementara yang lainnya memandang dengan jantung berdebar.
“Innalillahi! ternyata orang ini hanya bertujuan ingin mengguna-gunai, bukan berniat untuk menyantet,” ujar Danur setelah dengan mata kepalanya sendiri melihat isi bungkusan itu.