Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Yang Ternoda

Yang Ternoda

Gilang tersentak saat Safira berjalan melewatinya. Aroma ini! Gilang menarik nafasnya menghirup aroma parfum Zafira ketika gadis itu melewatinya. ‘Kenapa aku sangat menyukai aroma parfum gadis batu itu!’ umpat Gilang dalam hati. ***
1060.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai haru sora
Baca
+Pustaka
Seruni Senja

Seruni Senja

kata Ira. Sorak sorai pun terdengar sangat keras membuat hati Ira pun senang dan tenang. Ira pun memulai menyanyikan lagunya, tangannya di gandeng oleh Rio, semua mata pun tertuju pada mereka berdua. “Apa yang terjadi? Apa Ira bersama dengan dia? Lalu Navi?” tanya Rani yang kaget melihat momen itu,” kata Rani dan mengambil ponsel untuk memotretnya.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai haru sora
Baca
+Pustaka
Purnama

Purnama

" Dokter Surya mengusap kepala Langit. "Suka, suka banget." "Suka rasa apa?" "Rasa vanilla, Om Dokter suka rasa apa?" "Rasa vanilla juga. Kita samaan, tos dulu." Surya dan Langit melakukan tos bersama, Purnama yang melihat hal itu tersenyum. "Kapan-kapan kita makan ice cream bareng ya. Om tau tempat yang jual ice cream paling enak di sekitar sini. Mau ya?"
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai haru sora
Baca
+Pustaka
ALARICK

ALARICK

Luciver mengangguk dan segera keluar untuk kembali ke ruangannya. Alarick membuka ponselnya, kini harapannya serasa telah kembali. Haleth kembali menghubunginya dan mengatakan bahwa gadis itu pasti akan kembali. Tentu saja hal itu membuat Alarick senang bukan main. Bahkan tanpa dia sadari kini senyumnya kembali mengembang saat melihat notifikasi panggilan dari Haleth. “Halo, apa kabar?” Nada canggung yang keluar dari bibir Alarick terdengar begitu jelas, namun tak dapat dia pungkiri jika hatinya kini berdebar dengan kencang.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai haru sora
Baca
+Pustaka
MOIROE

MOIROE

Saran isaura dengan raut wajah seakan tengah membujuk anak kecil untuk patuh. Garen memicingkan kedua matanya, "aku sudah bisa menemukan bahwa ini adalah kau yang sebenarnya, tentu saja Tuan Vilaevils akan senang mendengar hal ini. Ah! Aku baru saja membicarakan sesuatu yang tidak seharusnya kukatakan kepadamu." Kali ini Isaura melemparkan dua orbs yang berpendar kehijauan untuk menyerang Garen, yang melesat dan melompat dua kali dan mendarat di tanah untuk menghindarinya.
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai haru sora
Baca
+Pustaka
Cinta Sagita

Cinta Sagita

Cika merentangkan kedua tangannya. "Mawarla Harumi Jidanila." Jidan berkata dengan mantap. "Wait,wait!" Cika menginterupsi perkataan Jidan. "Mawarla Harumi Jidanila? Oke well, Mawarla itu pasti diambil dari kata Mawar. Terus Harumi itu pasti diambil dari kata harum. Terus Jidanila itu diambil dari kata apa? Kayaknya gak ada nama bunga yang ada kosakata Jidanilanya." Cika mengerutkan dahinya. Risa mengangguk setuju.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 521 kali sebagai haru sora
Baca
+Pustaka
THE BLIND SWORDWOMAN

THE BLIND SWORDWOMAN

ucap Park Sun yang tergeletak bersimbah darah, diikuti senyuman mengerikan dari monster itu dan memakannya dengan sangat rakus. Satori, Monster yang guild Hwarang tangkap dari sebuah portal tingkat B karena karakteristiknya yang istimewa. Memiliki kemampuan untuk berkamuflase diantara lebatnya badai salju dan dapat meniru suara dan rupa dari orang yang paling disayang targetnya. Dikarenakan Monster itu kabur dari fasilitas penelitian Guild Hwarang, mau tak mau mereka harus berhasil menangkapnya kembali atau membunuhnya agar perbuatan mereka tidak diketahui oleh Asosiasi Hunter. Karena itulah mereka membuatnya sebagai Misi peringkat E demi menghilangkan jejak.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai haru sora
Baca
+Pustaka
Tokyo Love Letter - Hibiki

Tokyo Love Letter - Hibiki

tanyanya polos. Sakura segera memperkenalkan diri, tak ingin membuat situasi jadi kikuk. “Kitagawa Sakura, salam kenal.” “Namaku Yamamura Akari! Salam kenal juga, Kitagawa-san!” jawab gadis itu dengan antusias dan senyum lebar. “Nii-san,” lanjutnya sambil tersenyum jahil, “dia teman… atau ‘teman’?” “Ibu pasti senang kalau melihatnya!”
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai haru sora
Baca
+Pustaka
Obsesi Buta Tuan Mafia

Obsesi Buta Tuan Mafia

Sora menaikkan suaranya satu oktaf. Durand terdiam. Alisnya sedikit terangkat melihat kemarahan Sora. Sora tersenyum sinis, kemudian melanjutkan, “Anda membuktikan betapa besarnya kekuasaan Anda hingga membakar satu-satunya kepingan emas milik Yatim Piatu ini.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai haru sora
Baca
+Pustaka
Pernikahan Kilat Dosen Killer

Pernikahan Kilat Dosen Killer

“Lalu apa kau tahu kenapa kau bisa mengingat setiap detail yang bahkan tidak pernah kau alami? Kenapa anak-anak itu mengikutimu? Karena kamu… dirancang seperti itu.” Karina mengangkat senjatanya. “Langkah berikutnya, Yudha, akan menentukan apakah kamu masih ingin bernapas esok pagi.” Tiba-tiba, Sora berdiri tegak. Matanya berubah tajam, seperti dikendalikan ulang. Ia berjalan maju dengan tangan terkepal. “Sora, tidak!” seru Naya, tapi gadis itu mengangkat tangan… dan dari balik lengannya yang semula tertutup jaket tipis, muncul cahaya merah dari mikrochip di bawah kulitnya.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai haru sora
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status