Perpisahan Dua Hati
"Aku nggak menginginkan uangmu, juga nggak menginginkan rumahmu, aku hanya ingin cerai denganmu."
Aswin tiba-tiba mendongak. "Nggak mau uang? Bukankah kamu paling suka uang?"
Aku tertawa. "Ya, aku memang paling suka uang."
"Tapi dibandingkan nyawa ibuku, semua uang itu nggak berarti bagiku."
"Aku takut kotor."
Wajah Aswin langsung suram.
Setelah terdiam lama, akhirnya Aswin bicara lagi, suaranya tidak pernah seserak ini, "Bagaimana dengan Ivan? Kamu ingin meninggalkanku, apa kamu juga ingin meninggalkan putra kita?"
Hot Chapters