Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Hasrat Dunia Gelap

Terjerat Hasrat Dunia Gelap

"Aku tidak mengira bahwa kamu wanita seperti itu, Teresa." "Wanita seperti apa maksudmu? Aku hanya memuji, jangan salah paham. Saat kalian bertemu dengannya, pasti akan mengeluarkan reaksi yang sama. Apalagi mata ... warna hazel yang sangat tajam. Sungguh memikat." "Hazel?" gumam Chloe, tersenyum kecil. "Tunanganku juga memiliki mata berwarna Hazel."
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai hazel green eyes
Baca
+Pustaka
Sentuhan Berbahaya (Dangerous Touch)

Sentuhan Berbahaya (Dangerous Touch)

Mata Joseph mendelik, menatap tajam saudara kembarnya, yang berani meledek dirinya. Hazel terkekeh rendah karena berhasil meledek Joseph. Terbukti saudara kembarnya itu, menjadi kesal padanya. Terlihat sangat menggemaskan melihat saudara kembarnya marah, karena diledek olehnya. Tak selang lama, Isabel muncul dengan balutan dress pendek warna hijau muda dengan model tali spaghetti. Rambut gadis itu diikat ke atas—messy bun. Menunjukkan leher jenjang dan indah.
9.5232.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.6K kali sebagai hazel green eyes
Baca
+Pustaka
PAID LOVE

PAID LOVE

Dan gadis itu menengadahkan wajahnya menatap binar hangat dari kedua mata Gavin yang ternyata berwarna hazel. *****
1036.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 805 kali sebagai hazel green eyes
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
Rainfall
ceritanya bagus. awalnya aku sempet neting kan. kaya "ah sex again" tapi ternyata ada makna dalam cerita ini. yang membuat kuat. yang buat sudut pandangku jadi berbeda. thanks thor. ditunggu karya selanjutnya
TISYAMAN
Hallo readers, apa kabar? Author minta maaf ya, hari ini dan besok mungkin gak UP PAID LOVE karena lagi gak enak badan. Doakan author lekas sehat ya, biar lanjutin kebucinan Gavin sama Raline menuju hari pernikahan mereka 😆 Jangan kasih bintang satu, ya 😆 kasih gem aja yg banyak, mhehehe ~
Baca Semua Ulasan
Kenikmatan dalam Luka

Kenikmatan dalam Luka

"Warna mata seperti hitam dan cokelat adalah yang paling umum. Biru dan hazel juga ada lumayan banyak, tapi amber?" "Itu jelas jauh lebih sedikit dari empat warna yang kusebut tadi, hanya kurang dari lima persen pemilik warna mata itu di seluruh dunia," lanjut Ariana bahkan memberikan data. "Apalagi hijau." "Aku rasa kau salah lihat." Elian menggeleng pelan. "Warna mataku hazel." "Maaf karena harus menginterupsi, tapi aku pikir warna mata Elian memang lebih terlihat seperti hazel." Tiba-tiba saja si sopir berbicara, membuat Ariana melotot.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai hazel green eyes
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Antagonis

Terjerat Pesona Antagonis

Dari posisinya saat ini, Edgar bisa memperhatikan dengan jelas bulu mata wanita itu yang panjang dan lentik, serta tahi lalat kecil yang ternyata ada di ujung mata kiri Kaluna. Edgar nyaris terhipnotis dan tenggelam saat irisnya beradu dengan milik Kaluna. Perpaduan warna hijau, coklat, dan keemasan pada bola mata hazel Kaluna yang sebening bulir embun pagi membuat Edgar tak ingin berpaling. "Kalau gitu kita pindah ke kamar?" bisik Edgar dengan kerlingan menggoda, membuat Kaluna seketika melipat bibirnya ke dalam dengan wajahnya yang semakin merah.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai hazel green eyes
Baca
+Pustaka
EMERALD

EMERALD

Tolong Alin. Alin takut dengan hujan, Alin takut dengan suara geludug yang sangat kencang ini, Alin takut kilatan petir yang jelas terlihat di mata itu. Alin takut kalau hujan akan kembali membawa Alin lagi. Alin takut hujan kali ini akan jahat pada Alin. Alin menangis histeris, ia sangat trauma dengan hujan, ia tidak sanggup. Ada kejadian yang ia takut, ia tidak bisa melupakan kejadian itu. Hal itu sangat melekat di ingatannya
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai hazel green eyes
Baca
+Pustaka
Jebakan Cinta Sang Idola

Jebakan Cinta Sang Idola

Nick sempat menahan napas. Hazel berdiri di hadapannya, mengenakan gaun berpotongan elegan yang jatuh sempurna di tubuhnya. Warna gaunnya senada dengan setelan yang ia kenakan—seolah mereka memang sengaja menyesuaikan. Rambut Hazel ditata dengan anggun, dan riasan wajahnya begitu lembut, namun tetap mampu menonjolkan kecantikannya. Nick tidak segera berkata-kata. Matanya menelusuri Hazel dari kepala hingga kaki sebelum akhirnya menatap wajahnya. Ada sesuatu dalam tatapannya—kekaguman yang tidak bisa ia sembunyikan.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai hazel green eyes
Baca
+Pustaka
His Last Wish (Indonesian)

His Last Wish (Indonesian)

Bulu matanya yang lentik, dan ia rasa wanita ini mengenakan sedikit riasan di wajahnya, tapi tidak mengurangi kecantikan alaminya. “Apa aku harus menciummu biar kamu paham?” Hazel menyentuh pipi Raymond dengan tangannya yang mungil dan hangat, memaksa Raymond untuk menatap mata cokelatnya itu. “Tenang. Aku udah belajar, jadi harusnya nggak masalah.”
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai hazel green eyes
Baca
+Pustaka
Terbelenggu Cinta sang Pewaris

Terbelenggu Cinta sang Pewaris

“Karena kita belum selesai, Emma!” Emma terdiam setelah mendengar suara Nate di telinganya. Bulu di tubuhnya meremang, matanya terbelalak dan tenggorokannya kering. Emma memberanikan diri menatap iris mata hazel milik laki-laki yang telah melecehkan dirinya. Iris mata dengan kombinasi warna hijau dan oranye. Ia tak menyangka laki-laki yang dulu lembut dan menyayangi Emma dengan sepenuh hati berubah menjadi laki-laki kasar dan kejam.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai hazel green eyes
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status