Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MEREKA BEBAS KETIKA KALIAN MATI

MEREKA BEBAS KETIKA KALIAN MATI

Bahkan belum satu hari kebahagiaan itu mereka jalani, tapi sekarang sudah terganti. “Betapa dinamisnya kehidupan ini. Sesaat bahagia, untuk sesaat kemudian bersusah payah berjuang antara hidup dan mati. Gila sekali!” Tanpa sadar Jazlan mengucap apa yang ada di pikirannya lagi. Sementara pikirannya melayang, dari kejauhan terlihat rumput yang mulai memendek, tanda tepi Padang Rumput mungkin akan segera terlihat.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Karma..! Selingkuh

Karma..! Selingkuh

Pada masa itu, menyandang gelar sarjana muda dengan titel Bachelor of Art (BA), sudah sangat membanggakan. Padahal setiap langkah yang dilakukan, ada argo yang harus dipertaruhkan. Gerry abai memperhitungkannya. Seharusnya sekali melangkah pantang surut kebelakang, itulah petuah kebanyakan orang tua di Sumatera. Gerry rupanya merasa langkahnya sudah cukup sampai di situ.
7.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Karena Kita Orang Miskin

Karena Kita Orang Miskin

Sengaja naik becak agar tidak perlu repot berjalan dari jalan raya ke rumah sambil membawa banyak barang. Saat becak yang kami tumpangi hampir sampai di rumah, tak sengaja kami berpapasan dengan mobil Mbak Lala yang berjalan dari arah rumah ibu mertua. Sepertinya mereka baru saja hendak pulang. Kalina membuka jendela dan memperlihatkan sebuah boneka barbie kepada Rindi yang duduk satu becak denganku. Aku bisa membaca gerak bibirnya, "Dibeliin Eyang Ti."
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Lelaki Dua Wajah

Lelaki Dua Wajah

Sehebat apa dia? Memikirkan bahwa Karel adalah orang pertama yang berhasil mematahkan jurus maut sekaligus melumpuhkan mereka, Capit Baja berkeringat dingin. Sekarang mereka sadar, selama ini mereka seperti katak di bawah tempurung. Merasa dunia begitu kecil dan sempit. Bahkan, mereka tidak perlu melompat terlalu tinggi untuk sekadar menyentuh ujung langit.
1025.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 510 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Obsesi Bos Mafia Kejam

Obsesi Bos Mafia Kejam

Karina benci dengan dirinya, benci dengan takdir buruknya, benci dengan semua orang, dan rasa benci itu seperti meluap-luap di dalam tubuhnya. “Aku tidak pernah meminta hal yang berharga, aku hanya ingin sebuah hidup yang layak dan akhir yang bahagia. Tapi kenapa kau memberikan kehidupan yang sehina ini, Tuhan? Kenapa harus aku? Kenapa harus keluargaku? Tidak bisa kah kau memberikanku kehidupan yang lebih layak dari ini?” lirih Karina lagi, bibirnya bergetar, pandangannya goyah dan tidak bisa melihat dengan jelas. “Tidak bisakah kau ambil saja aku? Aku sungguh ingin mengakhiri ini semua.”
1017.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 680 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

Malam harinya, dia malah memotong boneka kelinciku sampai hancur. [ 10 Agustus 2024. Aku sakit karena setiap hari nggak bisa tidur. Jantungku berdebar dahsyat dan terasa sangat nggak nyaman, kepalaku juga sangat sakit. Kakak dokter bilang aku terlalu tertekan. "Kalau ada hal yang membuatmu nggak bahagia, kamu bisa cerita padaku. Adik kecil, jangan takut. Depresi bukannya nggak bisa sembuh, selama kamu bisa lebih santai dan menikmati hidup dengan baik ...." ]
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Menyelusuri Jalan Hidupku

Menyelusuri Jalan Hidupku

Melihat luka di perutku yang telah ditangani darurat, wajahnya menunjukkan rasa tak tega, "Anak Nona Thalia mengalami cedera parah akibat tendangan keras hingga hancur, anaknya ... nggak berhasil diselamatkan." Setelah itu, di bawah tekanan ganda dari Ayah dan Kakak yang baru saja tiba dengan tergesa, dokter mengungkapkan kabar yang lebih buruk, "Selain itu, rahim Nona Thalia robek terlalu parah, kemungkinan ... kemungkinan seumur hidup akan sangat sulit untuk memiliki anak lagi."
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Ranjang Kehidupan

Ranjang Kehidupan

Semua beralih pandangan menuju tukang nasi goreng. Tukang nasi goreng berkata serius, empat pemuda itu memperhatikan dengan saksama. “Hidup itu adalah masalah,” katanya dengan penuh wibawa, “hidup akan selalu ada masalah yang datang, dan jika ada masalah,” tukang nasi goreng sengaja menggantung kata-katanya, “makan nasi goreng super adalah jalan kuncinya.” “Jangkrik, kirain serius!” Alfin mencak-mencak tidak terima.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Kala Hidup Mengalir dengan Damai

Kala Hidup Mengalir dengan Damai

Setelah mencambuk 27 kali, Rehan baru membuang cambuk berlumuran darah itu dengan terengah-engah. “Calista sudah punya hidup baru, sedangkan aku sudah tua dan malas mengurusmu lagi.” Rehan berdiri sambil terbatuk, lalu menghela napas dan melanjutkan, “Semoga kamu nggak nyesal suatu hari nanti.” Kayden hendak menjawab. Namun, begitu membuka mulut, dia malah memuntahkan darah. Kemudian, pandangannya menjadi gelap dan dia pun jatuh pingsan.
10.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Jerat Pesona Ayah Anakku

Jerat Pesona Ayah Anakku

Kedua tangannya mengepal, mencengkram erat kemeja pria tersebut tanpa ragu. "Asal kau tahu, Barra! Hidupku juga hancur! Bahkan jauh lebih hancur darimu!" lanjut Kara dengan penuh penekanan, dan emosi yang semakin menggebu. Bertahun-tahun Kara sendirian bangkit dari masa kelamnya. Itu jelas bukanlah hal yang mudah. Ada banyak kesakitan dan air mata yang selalu menemani hari-harinya, dan hal tersebut tentu tak akan pernah bisa sebanding dengan kehidupan Barra yang serba mewah dan terjamin.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status