Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terlahir Kembali, Akan Kubalas Kalian

Terlahir Kembali, Akan Kubalas Kalian

"Masih ingat bunga kamboja putih itu?" Dari semua hadiah waktu itu, hanya bunga kamboja putih yang selalu muncul setiap hari. Pandanganku mengabur oleh air mata, bibirku bergetar. "Kenapa? Kenapa dia lakukan itu?" Ethan tersenyum getir. "Mungkin, dia ingin menjebakku supaya kamu menjauh dariku. Benar saja, kamu memang memblokirku, 'kan?" Dulu, saat Ethan baru datang ke Keluarga Stevens, dia sama sekali tidak cocok dengan lingkungan di sana dan selalu terlihat murung.
28.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 722 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

Alih-alih mati, dia sendiri juga tidak tahu kenapa Tuhan belum mengambil nyawanya. Namun, malam ini seperti berbeda. Belasan menit berlalu, dadanya terasa ngilu dan sesak, jantungnya berdebar kencang dan panas, perutnya bereaksi hebat dan menyakitkan, membuatnya seperti merasa kematian begitu dekat. Nyatanya, kematian tidak seindah yang selalu dibayangkannya. Itu sangat sakit. Ruby mengalami kejang dengan mulut berbusa sebelum akhirnya tidak sadarkan diri. Hidup yang seharusnya sempurna malah terasa menyedihkan.
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 634 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Kamu Akhirku, Berbalut Komedi Romantis-Tragis

Kamu Akhirku, Berbalut Komedi Romantis-Tragis

🎼Sebutlah aku kenangan. Katakan sudah kau lupakan, tapi kau masih tetap bunyi debaran jantungku🎼 Happy🕊️Reading — Skripsi di mulai, itu artinya Sila akan lebih lama berkutat dengan laptopnya dan mulai mengurangi kegiatan dagang. Ini adalah penentuan antara hidup dan mati baginya. Lulus dengan IPK 4,0 atau tidak lulus saja sekalian. Itu motto hidupnya saat ini.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Kamu Hidup, Tapi Bukan Untukku Lagi

Kamu Hidup, Tapi Bukan Untukku Lagi

Shane sama sekali tidak mendengar satu kata pun dari apa yang dikatakan orang-orang di sekitarnya. Dengan ujung jari yang sedingin es, dia mengulurkan tangannya yang gemetaran, menyentuh pelan tangan kaku yang sedang memeluk erat kartu pers itu. Tangan yang kini tampak membengkak dan memucat karena terendam air. Dingin, kaku, tanpa menyisakan sedikit pun tanda kehidupan. "Aahh!"
10.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 371 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Balas Dendam sang Kultivator

Balas Dendam sang Kultivator

Sebuah sambungan yang sempurna. Tiba-tiba, Kara berhenti berbicara. Ia terkesiap. Napasnya tercekat di tenggorokan. Matanya yang tadinya menatap kosong ke langit-langit kini melebar tak percaya. Sesuatu yang berbeda baru saja terjadi. Bukan gelombang rasa sakit, melainkan sebuah sentakan, sebuah percikan, sebuah kehidupan di tempat yang telah mati selama sepuluh tahun.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

"Aku nggak berjuang saat mereka menekanku. Aku terus mengalah dan berkompromi, terlalu lembut pada orang yang menyakitiku. Aku begitu bodoh." "Baiklah, kalau ada kehidupan setelah ini, apa yang kamu inginkan?" "Aku ingin di kehidupan selanjutnya, aku hidup tanpa beban, bersih dan bebas. Benar-benar hidup untuk diriku sendiri." Tuhan berbisik lembut, "Semoga di kehidupanmu yang akan datang, kamu bisa lebih egois." Dengan cepat, masa lalu itu berputar di depan mataku seperti sebuah film. Aku sekilas menyaksikan seluruh hidupku, dan setelah putaran terakhir, semua gambar-gambar itu lenyap begitu saja.
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

Jadi dengan segala kewarasan otaknya ia berusaha menerima Caraka, walau progress hubungan mereka bisa diibaratkan seperti siput yang berjalan. "Nggak usah, Abang udah minum tadi sebelum naik ke sini." Tanpa bertanya lagi pada Arka, Caraka masuk ke dalam kamar Arka dan menjatuhkan diri di sofa yang seakan sedang memanggil-manggilnya. "Mandi dulu, Bang. Baju Abang kotor. Kalo udah bersih kan enak mau rebahan atau ngapain bisa." Caraka tergelak mendengar nasihat 'bijak' Arka. "Dikatakan oleh seorang Arkadewi yang memiliki moto hidup 'Ada dua hal yang nggak bisa dipaksakan di dunia ini, hati dan mandi'."
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 879 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

Ia sadar, satu kesalahan kecil saja, bisa berarti kematian. Mereka akhirnya sampai di dekat pohon tua itu. Pohon itu benar-benar aneh — batangnya berwarna hitam legam, cabangnya melengkung seperti tangan mencengkeram langit. Dari sela-sela kulit batang, keluar cairan merah seperti darah segar. Ki Harjo langsung mulai menggambar lingkaran pelindung di tanah, menggunakan kapur putih yang dibawanya.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Suamiku, Lakon Sandiwara

Suamiku, Lakon Sandiwara

Sementara itu, Kara berdiri di depan jendela kamarnya. Tangannya menyelip di saku celana, dan mata tajamnya memandang gelap malam yang mulai turun tanpa kompromi. “Gila.” Itu kata pertama yang terlintas di benaknya. “Satu nama… satu gosip… satu rencana… bisa bikin hidupku jungkir balik. Dan semua ini… kenapa bisa serumit ini?”
10868 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Mata Batin

Mata Batin

Santang adalah nama sebuah bangsa setengah manusia dan hewan. "Masukkan aku ke balik air terjun. Aku akan menetralkannya." Kadet menahan rasa sakit seluruh tubuh. Tubuh Kadet di bawa masuk ke dalam air terjun. Ia duduk di atas batu besar. Bara meninggalkan Kadet sendirian. Menyembuhkan dirinya sendiri dan menatap sosok di balik air terjun. Bara duduk di batu besar bersama bocah yang selalu mengikutinya. Menatap langit masih sama tertutup kabut. Menatap tanah masih sama mengalir cairan merah.
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 425 kali sebagai hidup sebatang kara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status