You Are Mine
Ia mengunyah mie-nya dengan lahap.
"Bukan, Naj. Lo yang menanamkan itu di kepala lo."
"Iya, karena dengan begitu gue ngerasa lebih baik," ucap Naja. Masih sama santainya dengan jawabannya sebelum ini.
"Lo cuma mencari pelarian. Padahal lo bisa hidup lebih baik," kata Renra lagi. Ia mengembuskan napas. "Ibu mau lo bahagia. Gue dan Dara juga. Coba, Naj, berhenti dan cari kebahagiaan lo yang sesungguhnya. Ganti-ganti perempuan itu hanya kebahagiaan sementara. Suatu saat lo akan bosan. Gue bicara seperti ini karena menganggap kita sudah suadara. Kita besar bareng-bareng."
Bab Populer