Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
YOU

YOU

Nasyika memberi saran atas masalah yang tengah dihadapi sahabatnya. “Nah itu, masalahnya tuh disitu, Partner gue itu hari ini juga nggak bisa ngelatih karena ada urusan yang nggak bisa dia tinggalin, makanya gue bingung nih, nggak mungkin gue ninggalin anak-anak latihan sendiri tanpa pengawasan pelatihnya satupun tapi nggak mungkin juga kan kalo gue nggak ikut screening sore nanti.” “Lu ngelatih berdua aja masih keteteran yak Lun, apalagi kalo lu ngelatih sendirian.” Keyara menimpali omongan Aluna.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as imposible
Read
+Library
Imperfect Partner

Imperfect Partner

balas Diandra dan terkekeh. “Nasi goreng akan menjadi istimewa jika kamu menambahkan bumbu cinta ke dalamnya,” Hans bergumam pelan menanggapi balasan Diandra. “Sayangnya, hingga sekarang di supermarket tidak ada yang menjual bumbu cinta,” Diandra menimpali gumaman Hans yang berhasil ditangkap oleh telinganya. Ia bergegas menuju kamar mandi untuk membasuh wajah, daripada meladeni gombalan atau perkataan Hans yang dianggapnya konyol.
10104.3K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as imposible
Read
+Library
Imperfect love

Imperfect love

Bianca "Apaan sih kamu bisa aja deh, kamu lagi ngapain?" Bastian "Lagi bete" Bianca "Bete kenapa? Bastian "Bete karena gak ada kamu disini" Bianca "Ya udah kamu kesini dong, kebetulan disekolah lagi ada kegiatan jadi gak belajar" Bastian "Oke, sekarang kamu ke gerbang ya" Bianca "Ngapain?" Bastian "Ke gerbang aja dulu" Bianca "Oke by, miss you"
2.7K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as imposible
Read
+Library
Unknown

Unknown

Sigap bila ingin, mundur bila ragu. Aku terus bernarasi dalam benak mencoba menafsirkan waktu saat tiba-tiba sebuah ilusi datang menghampiri. Sampai akhirnya imajinasi bertolak referensi menjadi ilusi. Dia benar hadir namun seperti ilusi dalam gambar tiga dimensi. Nyata, tapi tipuan yang sengaja dibuat sebagai pengecoh naluri. “Adira Dealova ”ucap makhluk ilus sambil menyodorkan tangannya ke arahku.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as imposible
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedaneelprend
tanyaku tiba-tiba mellow. Mas Wira menoleh dan menatapku. “Mungkin.” Aku menghela napas kecewa. “Sudah kuduga.” “Kamu ini kenapa kok kayak insecure banget sih?” Aku menunduk sedih. “Aku tuh sedih banget sering dikatain ‘Fita itu cantik tapi nggak sexy’, ‘Fita itu hampir sempurna tapi dadanya rata’, ‘Fita itu kayak bocah banget’.”
103.9K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as imposible
Read
+Library
Muda dan Liar

Muda dan Liar

Tidak mungkin! Aku pasti salah dengar. “Kau bercanda?” “Tidak! Aku serius.” “Kau bercanda!” “Tam!” Hah … percuma, aku tidak ingin mendengarnya lagi. Semua adalah omong kosong. “Tam! Kau mau kemana?” “Apa urusanmu?!”
3.9K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as imposible
Read
+Library
Cinta dan Impian

Cinta dan Impian

Tes tes tes Di dalam toilet yang sepi. Debi menangis. Debi memang terlihat acuh. Seolah dia tak mempedulikan hubungan Maya dan juga Marko. Tapi di lubuk hati Debi yang paling dalam. Ada rasa sakit yang mengiris hatinya. Rasanya benar-benar menyakitkan, sampai membuat Debi menitihkan air matanya. "Tidak. Kamu tidak boleh menangis Debi. Kamu harus kuat. Jangan sampai cinta menggagalkan impian kamu untuk menjadi orang sukses."
104.2K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as imposible
Read
+Library
Mimpi Terburuk

Mimpi Terburuk

Ujar Badrun berfikir keras. Badrun lalu mengambil ponselnya, mencoba lagi menghubungi ponsel ketiga temannya, tapi ponsel Samuel, Bakri dan Gilbert tetap tidak aktif. Badrun semakin kesal. "Sial ! Mereka gak bisa juga di hubungi." Ujar Badrun, dia terlihat cemas dengan teman temannya karena tidak bisa menghubungi mereka melalui ponsel.
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 523 Times as imposible
Read
+Library
Permainan Mustahil

Permainan Mustahil

Dia mengusap air matanya, lalu berdiri dan berkata, "Dik, boleh pinjam aku empat juta? Aku janji akan kembalikan. Aku benar-benar sedang butuh uang." Aku berpikir sejenak, lalu berkata, "Baiklah, aku lihat dulu isi dompetku." Namun, niat baikku ini malah membuatnya takut. Dia mengira aku hendak memanggil orang atau melapor polisi. Dia langsung memelukku erat dan berteriak, "Jangan lapor polisi! Jangan lapor polisi!"
6.1K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as imposible
Read
+Library
Castle

Castle

Philip menulis angka di samping bagian-bagian yang terpenting itu. Buku ini sangat tebal dan berat. Aku tidak sanggup jika harus membacanya sampai akhir, dan aku rasa jika buku ini lebih cocok untuk memukul seseorang. Terdengar jahat, tapi jika terkena pukulan dari buku ini, orang itu akan pingsan.
104.1K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as imposible
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status