Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah Dikhianati Kaisar, Aku Menjadi Ibu Tiga Anak

Setelah Dikhianati Kaisar, Aku Menjadi Ibu Tiga Anak

“Blair, itu cairan infus. Kami menggunakannya untuk membantu memulihkan kondisimu.” Gwen masih memandang benda itu cukup lama. Infus .... Entah kenapa kata itu terdengar samar-samar familiar, tetapi ia sama sekali tidak memahami cara kerjanya. Di dunia ini ... bagaimana mungkin hanya dengan memasukkan air ke dalam tubuh, seseorang bisa disembuhkan? ***
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai infus habis
Baca
+Pustaka
Watak Asli Keluargaku ketika Aku Sakit

Watak Asli Keluargaku ketika Aku Sakit

"Tidak usah minta maaf. Di sini yang salah itu aku." "Oh ya, jam berapa ini? Kenapa Pak Ibas tidak pulang saja." Aku melirik ke sana ke mari untuk melihat jam. Tak enak rasanya harus merepotkan orang lain. Ibas melirik jam tangan mahal miliknya. "Baru jam sepuluh malam. Kata dokter setelah infusnya habis, kamu baru boleh pulang," tuturnya. Aku mengangguk mengerti sekaligus lega karena tidak harus dirawat.
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai infus habis
Baca
+Pustaka
Pernikahan di Balik Skandal

Pernikahan di Balik Skandal

Dokter akan melepas infusnya kalau Daniel sudah mau minum susu dan tidak kekurangan cairan lagi. “Maaf, Daddy sibuk kerja. Itu gara-gara Mommy. Mommy bikin Daddy kangen, Niel. Biar Daddy tidak terlalu kangen Mommy, jadi Daddy kerja terus. Niel jangan marah ya. Minum susunya dulu.” Daniel menerima botol susunya dengan semangat, tanpa peduli dengan infus yang terpasang di punggung tangannya. Dia meminumnya dengan lahap seolah merasa sangat haus.
1032.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 933 kali sebagai infus habis
Baca
+Pustaka
Ku Ingin Bahagia

Ku Ingin Bahagia

Mungkin karena efek dari musim kemarau atau karena bawaan bayi. Saat berusaha untuk tidur, Hanna tidak sengaja melihat layar HP Ferdi yang masih menyala. Padahal sudah hampir dua jam Ferdi tertidur. Sepertinya tadi Ferdi lupa mematikannya. Saat hendak mematikan layar HP Ferdi, Hanna melihat terkejut tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Ternyata yang membuat HP itu terus menyala, karena Ferdi lupa keluar dari akun judi online.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai infus habis
Baca
+Pustaka
Pulang

Pulang

Tangan kecil yang terpasang selang infus, dan satu tangan lainnya terbalut perban menutupi luka bekas operasi yang baru saja dijalani. " Semua baik-baik saja, itu biasa terjadi. Obat biusnya sudah mulai menghilang, sebentar lagi dia akan sadar, " ungkap seorang perawat melihat kepanikan yang dialami si gadis muda.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai infus habis
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Terkikis Habis

Saat Cinta Terkikis Habis

“Nggak boleh, kau akan sembuh lebih cepat dengan infus, rawat dulu tubuhmu, kelak kita bisa punya anak lagi.” Ternyata dia tahu bahwa yang aku pedulikan adalah anak. Aku menarik tanganku dan menendangnya menjauh dari sisi ranjang rumah sakit. “Aku bilang nggak mau ya nggak mau, ngerti nggak sih?” Axel hanya bisa terdiam, ekspresinya yang lembut langsung berubah menjadi muram. Aku berbaring dan menarik selimut sampai ke atas kepalaku. Aku pikir dengan begitu bisa lari dari infus, tapi tanpa diduga, aku pingsan dan sekelilingku jadi gelap.
10.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai infus habis
Baca
+Pustaka
GADIS PENEBUS HUTANG MR. A

GADIS PENEBUS HUTANG MR. A

“Maafkan aku, Sayang. Aku lupa kemarin sabunku habis dan salah naruh di kamar kamu.” Bibir Vellza mengerucut tajam, “Kalau begitu cepat singkirin. Aku mual banget!” “Asiap, Sayang.” Alfa pun buru-buru berlari ke kamar utama hanya demi mengambil sabun yang barusan ia beli. Sementara itu Vellza terlihat lemas, tapi sayang Alfa nggak bisa dekat karena masih memeluk botol sabun cair miliknya. Apalagi Vellza sudah mengisyaratkan tangan agar Alfa cepat keluar dari kamarnya.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai infus habis
Baca
+Pustaka
Gugatan Cerai Setelah Malam Pertama

Gugatan Cerai Setelah Malam Pertama

Meskipun sama-sama istirahat atau rebahan, tetapi rasanya lebih nyaman di kamar sendiri daripada di sini. “Tunggu sampai kantong infusnya habis dulu, ya? Kalau sudah habis, nanti aku mintakan izin untuk pulang.” “Yah, masih lama dong?” keluhku saat melihat kantong infus yang terpasang baru habis setengahnya. “Ya memangnya kenapa?” “Bosan, Mas.” “Mas temani. Mas harus apa biar kamu gak bosan lagi?”
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai infus habis
Baca
+Pustaka
Bagaimana Denganku

Bagaimana Denganku

seru Mbok Na dengan mata yang sudah berkaca kaca. Firli terdiam, bingung, pikirannya penuh dengan pertanyaan pertanyaan yang tak juga ada jawabannya “Kalau infusnya sudah habis, nanti siang boleh pulang kok … tapi hati hati ya, jaga baik baik kandungannya, karena usianya masih muda,” pesan Dokter yang kemudain beranjak meninggalkan dengan tetap di ikuti oleh perawat tadi.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai infus habis
Baca
+Pustaka
Gadis Rumah Sakit

Gadis Rumah Sakit

“Eh tidak ada, Bu. Ini cairan infusnya sudah hampir habis saya tinggal sebentar mau ambil yang baru.” “Ina sebentar,” panggil Bu Ani menahan. Ina berbalik badan saat baru beberapa langkah hendak menghampiri pintu. “Iyaa?” “Begini, saya mau tanya apa cairan infus yang kalau habis ganti baru itu dikenakan biaya?” “Ada, Bu. Kalau begitu saya pergi dulu.”
1010.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 360 kali sebagai infus habis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status