Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BUKTI CINTA

BUKTI CINTA

Ingin rasanya Kinan menghapus air matanya. "Aih, apa sih aku ini," rutuk Kinan dalam hati. 💌💌💌💌💌💌💌💌💌💌💌💌💌 Baru permulaan ya ges, ikuti terus ceritanya, makasih semua😝
2.5K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as inti kalimat
Read
+Library
MATI RASA

MATI RASA

Kami sekeluarga sangat menunggumu. [Iya bi!] [Ya sudah, hati-hati di jalan! Assalamualaikum.] Jawab abi Ilyas. [Waalaikumsalam]. Setelah Farhan menjawab salam dari abi Ilyas, telpon pun terputus. Farhan menghela nafas kasar seperti sedang ada beban dalam hidupnya, bagaimana tidak ia harus menikahi wanita yang sama sekali tidak pernah Farhan cintai jangankan untuk mencintai. Dia saja belum pernah bertemu dengan calon istrinya.
107.2K viewsOngoingAdded to Library 252 Times as inti kalimat
Read
+Library
Pernikahan Rahasia dengan Dosen Tampan

Pernikahan Rahasia dengan Dosen Tampan

“Bacalah lebih banyak buku, temukan kata yang tepat, yang lebih sopan dari ‘menunggangi’, lalu datang dan bicara lagi dengan saya—ah ... atau biar saya kasih tahu kamu saja—“ Kelvin sedikit mencondongkan tubuhnya ke depan saat mengatakan, “Sebagai orang yang sudah dewasa, harusnya kamu tahu ada sebuah hal yang disebut dengan ‘pernikahan’, kecuali kamu sedang membicarakan dirimu sendiri yang suka ditunggangi tanpa dinikahi.” Kalimat Kelvin berakhir tetapi tidak dengan Caecil yang seolah tertusuk duri hingga menembus tulang. Wajahnya berubah pias. Ia mengikuti pandang saat Kelvin bangun dari duduknya dan meraih sebotol minuman dingin yang tadi diberikan Caecil untuknya. “Terima kasih airnya, b
1052.6K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as inti kalimat
Read
+Library
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Ibu mertuaku mendengus, "Wanita yang nggak tahu diuntung. Sudah dua bulan dia pergi dan belum pulang." Satria menjawab dengan kesal, "Dasar wanita boros, matikan saja kartunya, lihat apa dia masih bisa senang-senang." Seorang kerabat kemudian berbisik, "Sudah dua bulan nggak bisa dihubungi, kenapa nggak ditanya dulu apakah ibu dari anak itu nggak ada masalah?" Saat itu juga, telepon Satria berbunyi. Tanpa melihat lagi, dia menjawab, "Oh, sekarang baru kamu mau telepon, yang lain pasti berpikir kamu sudah mati di luar sana!"
7.9K viewsCompletedAdded to Library 220 Times as inti kalimat
Read
+Library
Cintaku, Berhenti di Kamu

Cintaku, Berhenti di Kamu

katanya tanpa menoleh. Ada jeda singkat sebelum kalimat berikutnya terucap. “Mana perempuan yang dibela-belain itu.” Sendok Fady berhenti di tengah jalan. Bukan kaget, dia sudah menduga. Hanya saja, tubuhnya terlalu lelah untuk ikut bereaksi. Ia menunduk lagi, meniup bubur pelan, lalu memasukkan suapan berikutnya tanpa menjawab. Bukan karena tidak punya kata. Terlalu banyak, justru. Tapi rasa pegal di sekujur badan, kepala yang berdenyut halus, dan napas yang masih terasa berat. Semuanya jauh lebih tidak nyaman daripada sindiran itu.
811 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as inti kalimat
Read
+Library
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

Kalau udah lancar bahasa Indonesia harusnya Kayla ngerti kalimat pengusiran yang jelas banget tadi. “Emang kamu bisa bahasa Sunda, Can,” bisik Intan padaku. “Bisa, itu lagi di tik tok. Biwir bereng-bereng jawir ayam, panu coklat kopi susu.” Anggap aja udah bisa, ya, Bestie.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 420 Times as inti kalimat
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Arx. Di tempat yang hanya bisa dijangkau oleh karakter yang telah dilupakan sebuah limbo narasi yang disebut “Anatomi Kalimat” Arx melangkah di atas jalinan metafora yang usang, kata-kata yang tak pernah selesai, dan petikan emosi yang tak pernah sempat diberi diksinya. Ia tak punya suara. Tapi ia mengingat. “Aku adalah frasa pertama yang seharusnya ditulis,” katanya, atau lebih tepatnya: terdengar langsung dalam benak pembaca.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as inti kalimat
Read
+Library
Pembalasan Istri Yang Teraniaya

Pembalasan Istri Yang Teraniaya

Sungguh miris. "Astaga aku kelupaan!" Intan menekan tombol On di alat komunikasinya. Cek! Cek! Cek! "Kenapa mereka tidak menjawab!" "Arg....Kesel! Kesel! Kesel!"
106.3K viewsOngoingAdded to Library 228 Times as inti kalimat
Read
+Library
CINTAKU TERGADAI

CINTAKU TERGADAI

"Apa? Kau melihat semua?" Wajah Angela memerah, ada rasa malu yang tidak bisa dia tutupi di hadapanku. "Tapi tenang aja, aku tidak akan bocorkan semua ini, tapi ada syaratnya!" ucapku sambil mengerlingkan mata. "Apa syaratnya?" tanya Angela dengan ketus. "Wait, tenang Nona manis, kita bicara di tempat yang nyaman saja, di sini serem, entar kita kesurupan!" ucapku sambil berlari meninggalkan Angela.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as inti kalimat
Read
+Library
Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

"Ran ... kamu nangis?" Tiga kata dalam kalimat tanya yang terdengar gugup dan bingung, kalimat tanya yang tanpa alasan terdengar lucu juga aneh, dan kalimat tanya yang membuat suasana semakin kaku saat Rana tiba-tiba menahan napasnya lagi. Tingkah Rana yang secara tidak langsung membangkitkan jiwa tantangan dalam banyak pilihan, yang tentu juga dimiliki laki-laki termasuk Kalil.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as inti kalimat
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status