Ahli Waris
tanyaku tidak mengenal seorang wanita muda yang sepertinya memakai baju pelayan.
“Sopo, Gus?” Rahman berjalan mendekat dan mengernyit melihat wanita itu.
“Katakan apa maumu?” perintahku karena penasaran.
Wanita itu masih menundukkan kepalanya, namun mulai berbicara. “Anu, Tuan Raden Agus, saya mau menyampaikan sesuatu untuk Raden. Dari pengantin wanita. Katanya, air siraman yang dikirim itu, dari calon istri Raden yang kejam,” perkataannya membuatku terkejut dan aku saling memandang bersama Rahman.
ตอนยอดนิยม