Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tinggal Aku Sendirian, Pudar dalam Kenangan

Tinggal Aku Sendirian, Pudar dalam Kenangan

"Nona Avida, pekerjaan sebagai penyelamat hewan liar mengharuskan perjalanan ke berbagai penjuru dunia. Jarang ada kesempatan pulang ke rumah, jadi butuh dukungan dari keluarga. Anda nggak keberatan?" Avida terdiam sejenak, lalu berkata pelan, "Saya nggak punya keluarga." Ruang rapat hening sejenak. "Kalau ... pasangan?" Avida terdiam lagi, wajah Glenn yang dingin dan angkuh terlintas di benaknya, lalu dia menggelengkan kepala. "Nggak punya juga."
847 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Jagat Kelana

Jagat Kelana

Kali knk dia ingin menelusuri jalan setapak yang dulu sering dia gunakan bersama Akshita. "Aku rasa jalan ini masih sama, tetapi mengapa begitu sulit mencari keberadaanmu, Aka? Sudah waktunya kamu keluar," gumam Jagat. Pria muda itu masih terus menyusuri jalan kenangan tersebut hingga tanpa sadar telah memasuki gerbang tanpa batas. Jagat masih terus berjalan yang seakan tidak pernah menemui ujung jalan. Dia pun menghentikan langkahnya untuk melihat sampai dimana dia melangkah. Namun, ada yang aneh hingga membuat pria itu menjadi terdiam.
1021.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 717 kali sebagai jalan kenangan
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Jalan Menuju Jodohku

Jalan Menuju Jodohku

Amel yang hatinya tidak begitu enak, memilih untuk memejamkan matanya sepanjang jalan. Entah kenapa di dalam tidurnya Amel terbayang lelaki yang menabraknya tadi. Seolah adegan tadi terus berulang dan seakan sulit dilupakan. Amel merasa seakan mengenal lelaki itu, tapi semakin Amel mengingat Amel tidak menemukan jawabannya. “Mel, sudah mau sampai stasiun ini,” ucap Tika membangunkan Amel. Amel terbangun dan berpikir. “Seperti kenal tapi siapa,” gumam Amel dalam hati.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Insya Allah Ada Jalan, Nak!

Insya Allah Ada Jalan, Nak!

Jika aku tetap di sini, aku tak akan bisa melupakan semua kenangan. Pagi ini, Pak Tris mengunjungiku. Kami duduk berdekatan, seperti sepasang sahabat yang sudah lama memendam harap untuk saling berbagi beban. Laki-laki yang seingatku usianya menjelang 50 tahun itu menatapku penuh iba. Kurasa, inilah saat yang tepat untuk bicara sekaligus berpamitan padanya bahwa aku akan meninggalkan kota ini. Kembali ke kampung halamanku di Sumatera Selatan. Kembali kepada Umak, adik-adikku, dan teman-teman semasa kanak-kanak dulu. Sebuah keputusan yang kuharap menjadi pencetus semangatku lagi untuk kembali menjalani hidup.
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Sembilan Tahun Lagi

Sembilan Tahun Lagi

Semuanya berdekatan. Seharusnya waktu kami cukup untuk survei tiga tempat sekali jalan. Sepanjang jalan kami isi dengan perbincangan sembarang pengisi waktu. Sampai di tujuan, tentu kami disambut petugas yang sudah kami buat janji sebelumnya. Aku antara bersemangat dan terkenang dengan pengalaman mengurus perpisahan angkatan Vlad. Kenangan itu yang membuatku lemah. Tapi kenangan itu yang berulang-ulang kujadian referensi untuk mereka membuat acara. Memang sebelumnya pun aku beberapa kali menjadi pendamping acara seperti ini. Tapi kehadiran kembali Vlad tentu membuat setiap hal yang berhubungan dengan perpisahan sekolah menjadi lebih terasa berkait dengan kenangan itu. Kenangan yang sangat be
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 509 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Simpan Pinjam Istri

Simpan Pinjam Istri

“Udah, gue nggak papa kok. Gue nggak marah sama Papa lo.” *** Konsentrasi Ken sepanjang perjalanan sedikit buyar. Beruntung ia bisa sampai ke apartemen dengan selamat. Saat memasuki lobby, ia menemukan seseorang yang wajahnya familiar tengah menunggu. “Hei, elo Jo! Ngapain pagi – pagi ke sini?” sapa Ken dengan seriang mungkin karena tidak ingin teman satu itu tahu masalahnya dengan Cella. Jonathan terkenal senang mengobrol. Memang benar, pemuda itu bisa menjadi teman menghabiskan sore yang menyenangkan. Akan tetapi sebagai efek samping, tidak ada rahasia yang bisa disimpan. Kemampuan ghibah Jo melebihi perempuan!
1017.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 527 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Armaya Dvyendu Paksha

Armaya Dvyendu Paksha

"Ada namanya kenangan. Manusia hidup punya kenangan sama kayak tujuan mu datang ke kampus hari ini buat pamitan. Suatu saat di tempat baru pasti kamu kangen masa yang pernah kamu jalani di sini saat lelah. Sama juga konsepnya,"ucap Chandra. Aku tau dia kasih kode tapi sejak kapan aku respon. Jangan kan kode, ngomong langsung aja nggak ku respon. ---
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
ANESTESI RINDU

ANESTESI RINDU

Kenan menarik ibu jarinya, mengusap lembut wajah bocah perempuan berusia dua tahun yang sedang menggenggam erat jemarinya di foto itu. ​Rossa. Adik kecilnya yang malang. ​Seketika, ingatan Kenan terseret mundur ke masa tiga puluh tahun lalu, saat usianya baru menginjak lima tahun. Masa di mana dunianya runtuh untuk pertama kali. ​FLASHBACK ON
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Kenangan Cinta Pertama yang Membelenggu

Kenangan Cinta Pertama yang Membelenggu

"Waktu sibuk aku jadi lupa, untung masih ada kamu." Mereka lalu membicarakan masa lalu, orang-orang yang sama-sama mereka kenal, juga pengalaman yang pernah mereka lalui bersama. Di antara kata-kata itu, ada kekompakan di antara mereka yang tidak perlu diucapkan. Sementara aku duduk di kursi belakang, seperti pendengar yang sama sekali tidak cocok berada di sana. Pemandangan di luar jendela mobil melesat mundur dengan cepat. Saat melewati taman pusat kota, bianglala raksasa itu berputar perlahan.
14.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 418 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Jalan Tanpa Kembali

Jalan Tanpa Kembali

"Aku bilang, keluar." Setelah semua pergi, aku berdiri sendiri di ruang konferensi yang kosong. Di luar jendela raksasa dari lantai ke langit-langit, matahari tenggelam di cakrawala. Aku berjalan ke mejaku dan membuka laci bawah. Di dalamnya ada kartu nama. Ayahku memberikannya sebelum dia meninggal. Dia bilang, "Ini adalah jalan terakhir Keluarga Miller. Jangan gunakan sembarangan. Tapi jika benar-benar sampai pada hari itu .…"
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status