Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjalanan Yang Mendebarkan

Perjalanan Yang Mendebarkan

Bayangan saat tante berlutut di lantai area istirahat, saat dia berjongkok dengan wajah merona, hingga ekspresi wajahnya saat menelan cairanku… semakin dipikirkan, rasanya tubuhku menjadi semakin gerah dan bergairah. Aku pun mengeluarkan ponsel, lalu mengirimkan pesan Whatsapp pada tante, [Tante, sudah tidur?] Setelah menunggu belasan detik, dia membalas singkat, [Belum.] Hatiku langsung kegirangan dan membalas, [Jangan-jangan lagi merindukanku?] [Sembarangan.] Dia membalas dengan sangat cepat, lengkap dengan sebuah emoji memutar bola mata.
15.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 461 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Membawa Anak Kembarku Dan Meninggalkan Kenangan Pahit

Membawa Anak Kembarku Dan Meninggalkan Kenangan Pahit

Itu adalah salah satu dari sedikit momen kehangatan yang pernah kurasakan dari keluarga itu. Aku mengemudi keluar kota dan menginap di sebuah motel kecil di jalan raya terpencil di pinggiran kota. Setelah meletakkan tas di kamar, aku berjalan menyusuri jalan berbatu di kota kecil itu menuju gereja tua yang berdiri di ujung jalan.
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Cinta Tak Kenal Tetangga

Cinta Tak Kenal Tetangga

kata Lyn. Takut terjadi sesuatu, Asisten langsung memapah Kakek pergi. Lyn teringat akan masa lalu, saat ia sekeluarga diusir dari rumah tua, yang merupakan tempat tinggal sang Kakek. Saat itu hujan turun sangat deras disertai gemuruh. Lyn, Papa, Mama dan Kakaknya terlantar di jalanan tanpa arah dan tujuan. Lyn adalah saksi, di mana Papanya yang jatuh bisa bangkit. Karena kejadian diusir itu, ia menyimpan dendam dalam hatinya.
10865 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

“Kenapa kenangan kita... saling bertabrakan?” Adrian menelan ludah. “Ini bukan kenangan. Ini adalah kemungkinan. Ini adalah hasil dari semua pilihan yang pernah... atau belum pernah... kita ambil.” Sebuah panel muncul di lantai, membentuk teka-teki rumit: 12 jalan bercabang, masing-masing bertuliskan satu nama, satu peristiwa, dan satu waktu. Tapi hanya satu yang tidak berubah bentuk saat mereka amati.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Janji yang Tak Sempat Usai

Janji yang Tak Sempat Usai

Tapi sekarang, bayang-bayang masa lalu itu terasa seperti teka-teki yang perlahan membuka potongan-potongan baru. Ia teringat kenangan lama Keane kecil yang selalu melindunginya, Keane remaja yang menulis surat sebelum berangkat ke luar negeri. Dan… Keane yang tiba-tiba menghilang. Tak ada surat, tak ada kabar, hanya hening yang menyiksa. “Kenapa kamu kembali dengan luka?” bisiknya pelan.
10538 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Lupa Cara Pulang

Lupa Cara Pulang

“Jika kau tidak mengingatnya, kau akan tersesat di jalan yang salah. Nama bukan satu-satunya kunci. Kenangan adalah peta." “Kenangan?” “Dia adalah jalan pulangmu yang sebenarnya.” Tiba-tiba, dinding bangunan itu retak. Cahaya merah menyembur dari celahnya. Tanah bergetar. Suara tangisan dan jeritan menggema dari balik papan-papan tua. Sosok-sosok bertopeng itu mundur, lalu menghilang satu per satu. Rey berdiri di tengah ruangan yang mulai runtuh. Ia harus memilih—tetap mencari tahu siapa perempuan itu, atau kembali ke jalan sebelumnya, kembali ke rumah.
952 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Jarak Rindu

Jarak Rindu

“Iya, aku inget kamu dapet door prize uang sepuluh juta. Terus uangnya sempat ketinggalan di bus.” Metha tertawa, sementara yang lain tampak shock. “Ko kamu masih bisa ketawa sih, Met? Sepuluh juta itu bisa beli bakso segerobak loh” ujar Teta, perempuan berhijab segiempat. “Sama abang-abangnya malah bisa dibawa pulang.” Timpal Zoe, perempuan berblazer dengan wajah paling menenangkan “Namanya juga lupa. Lagian itu kejadian juga sudah lewat. Waktu ketinggalan ya aku panik lah sampe nyuruh Reza lari balik ke bis.”
10780 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Sumpah Palsu Suami Siri

Sumpah Palsu Suami Siri

“huhuhuhu...” Semua kenangan itu kini tergambar sangat jelas di ruang mataku. Aku merindukan saat-saat sulit yang sangat syahdu seperti waktu itu. “Trak..” Kubuka pintu mobilku dan aku turun menuju jembatan kenangan itu. Lalu kutelusuri jalan kecil di sisi sungai dan aku menikmati perjalanan menuju laut. Seakan Kang Wirna masih bersamaku seperti dulu. Di saat hati belum terluka.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Kenangan Rindu

Kenangan Rindu

Pergi ke rumah temennya Mas Hanif sama Mas Hanif dan Mas Evan. Aku capek banget semalem, sampai rumah langsung beres-beres buat bawaan nanti tugas. Love you too.. Aku membalas pesan dari Andre kemudian membuka kembali pesan dari yang lainnya. Darling dadar guling, yey jalan jam berapose? Begitu isi pesan dari Joseph teman kantorku yang mempunyai kepribadian seperti seorang wanita dan hanya mau dipanggil dengan sebutan J'lo.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Tuan Dingin & Nyonya Luka

Tuan Dingin & Nyonya Luka

Namun alih-alih menuju Jakarta, Jifanya justru memilih menepi ke kampung halaman, tempat di mana kenangan masa kecilnya dan luka lama terkubur begitu dalam. Setibanya di Indonesia, ia tidak langsung pulang ke rumah Kenan. Jifanya mengambil kereta menuju kampung, tempat Oma yang pernah membesarkannya tinggal. Dalam diam, ia menggenggam selembar kertas berisi alamat, alamat makam ibunya. Itu pemberian ayah Kenan dulu, yang sempat ia abaikan.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai jalan kenangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status