Jangan Remehkan Aku, Mas!
"Ya dong. Udah, jangan nangis lagi. Fokus saja memperbaiki diri dan membesarkan Aira. Nanti kalau ada lowongan kerja, aku akan infokan ke kamu kok."
Mendengar ucapan Indah, sedikit membuatku lebih tenang. Setidaknya sudah ada manusia yang berniat membantuku. Aku harus memastikan bahwa keputusanku untuk meninggalkan Mas Rendy sudah tepat. Maka dari itu aku memutuskan untuk tetap bertahan saja perasaanku benar-benar hilang untuknya.
Setelah beberapa lama perjalanan, akhirnya aku sampai juga di rumah itu. Aku langsung mengucapkan terima kasih dan berpamitan pada Indah. Setelah itu, aku langsung turun dan masuk ke dalam rumah.
ตอนยอดนิยม