Desember Ke-30
Di luar jendela, lanskap pedesaan berganti begitu cepat, menyajikan pemandangan petani yang sedang mencangkul di sawah dan anak-anak berseragam sekolah yang melambaikan tangan riang ke arah kereta yang lewat.
Aku membuka buku catatan kecil bersampul kulit sintetis di pangkuanku, memandangi draf bab awal dari novel baruku yang sedang dalam proses penggodokan. Berbeda dengan Titik Temu yang Tertunda yang sarat akan emosi personal, penuh gejolak pencarian, dan bayang-bayang masa lalu di Bangkok, cerita kali ini terasa lebih terang, lebih membumi, dan jauh dari unsur pelarian. Tokoh utamanya adalah seorang perempuan biasa yang berdamai dengan kesendiriannya di sebuah kota tua, menemukan kebahagi
Hot Chapters