Bagaimana Denganku
Senyum yang bagi Varel dan Firli terasa penuh makna tersembunyi.
"Assalamualaikum! Maaf ya, antar calon adik ipar pulang sedikit terlambat," sapa Rio dengan nada santai. Penggunaan frasa 'calon adik ipar' itu begitu berani, begitu familiar, hingga terasa seperti sebuah deklarasi.
Varel dan Firli kaget setengah mati. Mereka saling berpandangan, tak mampu berkata-kata. Keakraban yang terpancar di antara Vani dan Rio jauh melebihi apa yang mereka bayangkan.
Hot Chapters