Hasrat Wanita Desa
"Namanya Riana, dia lulusan universitas kedokteran terbaik di ibu kota. Jadi, keahliannya gak dapat di ragukan lagi."
Riana mengangguk sambil tersenyum lembut ke arah Nyonya Kartika.
"Bagus lah, kalau gitu," Nyonya Kartika tampak puas.
Tuan Wijaya melirik istrinya itu. "Sayang, mana hadiah yang kamu siapkan buat semua calon menantu kita?"
"Eh iya... masih di mobil, aku lupa membawanya," ucap Nyonya Kartika sambil menepuk jidatnya.