Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Dadakan dengan CEO

Pernikahan Dadakan dengan CEO

Setelah itu, barulah Calvin melihat foto lainnya dengan serius. Orang itu adalah seorang gadis dengan kacamata hitam. Tidak terlihat bagaimana tatapan matanya. Wajahnya terhalang oleh kacamata besar tersebut. Wajahnya yang aslinya memang kecil, dengan kacamata sebesar itu, jadi terlihat semakin kecil. Namun, terlihat jelas bahwa dia itu wanita cantik. Calvin melihat informasi tentang wanita itu di bagian belakang foto.
9.55.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131.0K kali sebagai kartun muslimah kacamata
Tampilkan Ulasan (864)
Baca
+Pustaka
Mawar Merah
cerita ini alur ceritanya bagus,aq jg suka,tokoh dalam bacaan Olivea dan Stefen bkn penasaran,tapi sayang tdk biaa langsung baca,hrs beli koin,padahal gk tau caranya bagai manacaranya bisa baca tanpa hrs beli koin,smg apa yg kuhatapkan dikabulkan,jadi bisa baca ceritanya gak terputus bs sampai akhir
Sumarni Wati
ceritanya menarik sekali cuma harus beli koin terus mahal.. saya sudah habis lebih dari 1 juta belum selesai juga novelnya.. alangkah lebih baik jika konsumen dikasih reward yang lebih besar karena sudah setia mengikuti good novel. biar tambah banyak pelanggan setia nya... semangat penulis..good job
Baca Semua Ulasan
Bukan Orang Ketiga

Bukan Orang Ketiga

Ia sangat beruntung karena Susan sangat telaten dan tidak pelit ilmu dalam mengajarinya. Namun, setelah beberapa kali menunjukkan hasil gambarnya pada Susan, ternyata Susan merasa seleranya berbeda dengan wanita itu. Ia yang lebih suka dengan fashion muslim. Akhirnya Susan punya inisiatif untuk mengenalkannya pada Kartika, salah satu teman Susan---seorang desainer fashion muslim. Sore ini Susan membuat janji bertemu di restoran baru milik Rafa bersama Shofi dan Kartika. "Aku sudah melihat hasil gambar kamu, untuk pemula itu cukup bagus," ujar Tika sambil mengamati gambar-gambar milik Shofi di ponselnya.
1021.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 736 kali sebagai kartun muslimah kacamata
Baca
+Pustaka
WANITA KEDUA

WANITA KEDUA

Ya, kedua matanya terlihat sedikit bengkak karena terlalu lama menangis. "Aku harus bagaimana menutup mata ini? Apa aku harus memakai kacamata? Aku enggak mau jika nanti jadi pusat tontonan orang-orang," tanyanya lagi, lalu mencoba memakai kacamata untuk menutupi kedua matanya. "Seperti ini lebih baik," ucapnya lega. Beruntung model kacamatanya lumayan bergaya. Jadi, tidak membuat penampilannya berkurang sebagai pekerja swalayan.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai kartun muslimah kacamata
Baca
+Pustaka
Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

Aku baru tersadar kalau pria itu menggunakan kacamata, maka aku berkata padanya, “Will, temani aku beli kacamata.” “Ok.” Sebuah gedung satu lantai bercat putih. Kaca besar terpasang di sepanjang dinding sehingga dapat melihat aktivitas di dalamnya. Sebuah papan reklame bergambar kacamata yang di bawahnya terdapat tulisan ‘The Visionary’. Nama yang bagiku unik untuk sebuah toko kacamata.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai kartun muslimah kacamata
Baca
+Pustaka
Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Wanita berkacamata itu adalah wanita yang tadi dia tabrak di koridor kampus. Mereka duduk dalam keheningan yang canggung. Beni mencoba mencerna kenyataan ini. Wanita berkacamata yang ada di depannya—yang tampak begitu sederhana dan sopan—ternyata adalah ‘Putri Bidadari’ yang di profil aplikasi kencannya berfoto dengan pakaian dalam dan pose berani. Beni masih tak percaya. “Kamu... mahasiswa di kampus yang sama sepertiku?”
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai kartun muslimah kacamata
Baca
+Pustaka
Gadis Setengah Buta

Gadis Setengah Buta

Entah sejak kapan. Seseorang meletakkan nampan makanannya dan duduk di depan Raya ketika Raya tengah asyik menikmati hujan yang turun. Raya mengalihkan pandangannya. Mata hitam, hidung mancung, bibir tipis dan rambut hitam yang dipotong pendek nan rapi. Tahi lalat kecil terlihat di tepi cupang telinganya. Memakai kemeja tosca dengan dasi bergaris yang terlihat sangat pas dipakai. Sebuah name tag karyawan dengan foto formal tergantung di lehernya.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai kartun muslimah kacamata
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Menundukkan Pandangannya

Wanita Yang Menundukkan Pandangannya

Tidak semua memang, tapi sebagian besar memilihnya. Disinilah tantangan Salwa, dia harus bisa membuat busana muslim yang menarik pembeli. Bukannya hanya menarik pembeli, tapi Salwa juga berharap, saudari muslim yang lainnya juga mau kembali menutup auratnya. Salwa membantu Adam membuka ruko. Salwa menata kain-kain yang saat ruko tutup dimasukkan ke dalam. "Udah Dek! Itu biar Mas saja yang lakukan. Kamu tolong bereskan meja kasir saja!" ucap Adam yang kasihan melihat Salwa mengangkat kain untuk diletakkan di depan ruko.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai kartun muslimah kacamata
Baca
+Pustaka
Petani Sukses

Petani Sukses

Jadi, dia harus melepas kacamatanya saat mandi. Amanda Santika lewat diantara teman-teman Salman Alfarisi dan lari. Beberapa saat kemudian, dia kembali dengan membawa kacamata berbingkai besar. "Kak, sebaiknya kamu memakainya, kalau tidak bola matanya bisa lepas!" kata Salman Alfarisi dengan nada bercanda. Ketiga teman Salman Alfarisi, "..." Amanda Santika, "..."
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai kartun muslimah kacamata
Baca
+Pustaka
Salah Melamar

Salah Melamar

Yang terkadang juga membantunya mengetikkan sebuah naskah, yang hendak dikirimkan sebuah redaksi. “Dek, ini bagus yang mana?” tanya lelakiku yang menampilkan beberapa pin bergambar kartun dan bertuliskan khadijah. Memiliki karakter yang berbeda meskipun dengan wajah yang sama. Satu diantaranya sama persis dengan yang kulihat saat itu. Kartun wanita menunduk dengan nama khadijah di bawahnya. “Ini,” ucapku sambil menunjuk benda berbentuk bulat pipih itu.
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kartun muslimah kacamata
Baca
+Pustaka
Kulamar Kau Dengan Sedotan

Kulamar Kau Dengan Sedotan

Rena pun menununjukkan baju dan celananya kemudian sedikit berputar ala model. "Heeemmm... Iiii.. Iyaaa.. bagus kok," jawab pak Bambang sambil mengeluarkan gaya andalan bapak-bapak saat ada sesi foto, jempol di tangan. Pak Bambang yang masih heran pun berlalu duduk dengan mata yang masih tertuju pada Rena.
1.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai kartun muslimah kacamata
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status